• Selasa, 6 Desember 2022

Begini Alasan Kemensos Cabut Izin ACT

- Rabu, 6 Juli 2022 | 12:56 WIB
Instagram @actforhumanity (Postingan Instagram Aksi Cepat Tanggap)
Instagram @actforhumanity (Postingan Instagram Aksi Cepat Tanggap)

HARIANTERBIT.com - Kementerian Sosial (Kemensos) RI mencabut izin Penyelenggaraan Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Pencabutan dilakukan terkait dengan penggunaan dana yayasan yang diduga melanggar hukum.

Menteri Sosial Ad Interim Muhadjir Effendi menuturkan, pihaknya menemukan indikasi pelanggaran yang dilakukan ACT. Saat ini, pemeriksaan tengah dilakukan untuk menjatuhkan sanksi lebih lanjut.

Baca Juga: Survei: Tokoh Publik Paling Berintegritas, Elektabilitas Airlangga Kalahkan Ganjar dan Prabowo

“Jadi, alasan kita mencabut dengan pertimbangan karena adanya indikasi pelanggaran terhadap Peraturan Menteri Sosial. Sampai nanti menunggu hasil pemeriksaan dari Inspektorat Jenderal baru, akan ada ketentuan sanksi lebih lanjut," ujar Muhadjir dalam keterangan tertulis, Rabu, 6 Juli 2022.

Pencabutan izin PUB ACT dinyatakan dalam Keputusan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 133/HUK/2022 tanggal 5 Juli 2022, tentang Pencabutan Izin Penyelenggaraan Pengumpulan Sumbangan Kepada Yayasan Aksi Cepat Tanggap di Jakarta Selatan yang ditandatangani oleh Muhadjir Effendi, Selasa, 5 Juli 2022.

Baca Juga: Nyapres, Sandiaga Diminta Hengkang Dari Gerindra

Lebih lanjut, Muhadjir menjelaskan alasan pencabutan izin PUB ACT. ACT disebut melanggar ketentuan Pasal 6 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1980, tentang Pelaksanaan Pengumpulan Sumbangan.

Dalam pasal tersebut, pembiayaan usaha pengumpulan sumbangan sebanyak-banyaknya 10% dari hasil pengumpulan sumbangan yang bersangkutan. Namun, ACT diketahui menggunakan rata-rata 13,7% dari dana donasi.

"Angka 13,7% tersebut tidak sesuai dengan ketentuan batasan maksimal 10%," ucap Muhadjir.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah dan DPR Sahkan RUU KUHP jadi Undang-undang

Selasa, 6 Desember 2022 | 13:55 WIB

Penjualan Pulau Perbuatan Nista, Mengancam NKRI

Selasa, 6 Desember 2022 | 13:30 WIB

Relawan Perubahan Sumbar Dukung Anies Sebagai Capres

Senin, 5 Desember 2022 | 23:10 WIB
X