• Senin, 26 September 2022

Fraksi Demokrat Telusuri Hambatan Pembahasan RUU LLAJ, Fraksi PKS Desak Baleg

- Rabu, 6 Juli 2022 | 12:50 WIB
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Herman Khaeron
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Herman Khaeron

HARIANTERBIT.com - Wakil Ketua Fraksi Demokrat Herman Khaeron mengungkapkan proses legislasi terhadap Revisi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (RUU LLAJ) harus ditelusuri hambatannya. Apakah benar di Badan Legislasi, atau sebaliknya ada di Komisi V yang mengusulkan pembahasan RUU LLAJ.

"Nanti akan kami cek sejauhmana RUU ini telah dibahas di internal Baleg, dan bisa saja Komisi V kalau merasa ada kelambanan didalam pengambilan keputusan harmonisasi di Baleg, dapat menelusurinya," terang Herman Khaeron di Gedung DPR RI, Senayan, Selasa 5 Juli 2022.

Baca Juga: Survei: Tokoh Publik Paling Berintegritas, Elektabilitas Airlangga Kalahkan Ganjar dan Prabowo

Bagi Fraksi Demokrat belum bisa berkomentar terkait surat permohonan yang diusulkan Komisi V agar RUU LLAJ pada Oktober 2021 lalu. Sebab belum melihat langsung surat dimaksud, termasuk soal surat permohonan yang dilayangkan kedua kalinya dari Komisi V ke Baleg.

"Apakah ada sesuatu yang menjadi hambatan? Dan ini bisa dikomunikasikan dengan Baleg, selama memang urgensinya betul-betul dalam skala yang harus diselesaikan. Sebagai anggota Baleg, nanti saya cek lagi, saya harus tanyakan juga ke Baleg, nanti saya infokan kembali," jelas Herman Khaeron.

Ia juga mengungkapkan, dalam proses pembahasan legislasi ada proses yang harus dilalui. Begitu masuk ke Baleg, akan masuk pada tahap harmonisasi. Sambil menunggu harmonisasi, lanjut Herman, biasanya ada hal-hal yang harus diperbaiki.

Baca Juga: Nyapres, Sandiaga Diminta Hengkang Dari Gerindra

Terpisah, Anggota Fraksi PKS Komisi V DPR RI Suryadi Jaya Purnama mengungkapkan, komisi yang membidangi infrastruktur dan perhubungan sejak awal memprioritaskan RUU Jalan dan RUU LLAJ pada tahun 2022. Dan, karena RUU Jalan telah disahkan menjadi UU Jalan pada akhir tahun 2021, saat ini Komisi V memprioritaskan pembahasan RUU LLAJ.

"LLAJ itu jadi prioritas, kami akan dorong lagi di Baleg. Kami akan komunikasi dan desak Baleg memasukkan di prioritas 2022. Kan masih bisa masuk perubahan, karena setiap saat ada evaluasi oleh Baleg," kata dia.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

GIAK: Hentikan Diskriminatif Penanganan Kasus Impor Baja

Senin, 26 September 2022 | 07:54 WIB

Doa dan Zikir Akbar Mak Ganjar Untuk Pemilu 2024

Senin, 26 September 2022 | 07:21 WIB

Organisasi Bayangan Nadiem Diduga Bebani Anggaran Negara

Minggu, 25 September 2022 | 16:34 WIB
X