• Selasa, 6 Desember 2022

Bareskrim: Petinggi ACT Pernah Dilaporkan Terkait Dugaan Penipuan

- Selasa, 5 Juli 2022 | 21:14 WIB
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi. (Dok. Humas.polri.go.id)
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi. (Dok. Humas.polri.go.id)

HARIANTERBIT.com - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengatakan, pernah meminta klarifikasi terhadap beberapa pihak terkait lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT).

“Sudah ada beberapa pihak yang sudah diklarifikasi," ujar Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian kepada wartawan, Selasa, 5 Juli 2022.

Namun, Andi menuturkan bahwa klarifikasi tersebut merupakan tahap penyelidikan terkait dengan dugaan penipuan atau keterangan palsu akta otentik yang berada pada Pasal 378 atau 266 KUHP.

Baca Juga: Menko Airlangga: Pemerintah Gerak Cepat Kendalikan dan Vaksin PMK Jelang Idul Adha

"Dugaan penipuan atau keterangan palsu dalam akta otentik (378 atau 266 KUHP)," jelas dia.

Diketahui juga, jika Presiden ACT Ibnu Khajar dan eks petinggi ACT Ahyudin pernah dilaporkan ke Bareskrim dengan dugaan yang sama.

Laporan itu terdaftar pada nomor LP/B/0373/VI/2021/Bareskrim ter tanggal 16 Juni 2021. Andi membenarkan soal adanya laporan itu.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Fokus Benahi Jateng Saat Masuk Bursa Menteri PANRB

"Sedang dalam penyelidikan untuk memfaktakan unsur pidana," ucap Andi Rian.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah dan DPR Sahkan RUU KUHP jadi Undang-undang

Selasa, 6 Desember 2022 | 13:55 WIB

Penjualan Pulau Perbuatan Nista, Mengancam NKRI

Selasa, 6 Desember 2022 | 13:30 WIB

Relawan Perubahan Sumbar Dukung Anies Sebagai Capres

Senin, 5 Desember 2022 | 23:10 WIB
X