• Minggu, 25 September 2022

Soal Promosi SARA, Legislator: Holywings Lakukan Pembohongan Publik

- Kamis, 30 Juni 2022 | 11:36 WIB
Hollywings Dilaporkan Buntut Promosi Miras Gratis Untuk Mereka yang Bernama Muhammad dan Maria
Hollywings Dilaporkan Buntut Promosi Miras Gratis Untuk Mereka yang Bernama Muhammad dan Maria

Jakarta, HanTer - Anggota DPRD DKI Jakarta dari PKB, Hasbiallah Ilyas menyebutkan, manajemen Holywings melakukan pembohongan publik dengan menyatakan tidak mengetahui soal promosi minuman beralkohol gratis bernuansa SARA.

"Holywings ini menurut saya pembohongan publik. Dia bilang manajemennya gak tahu, itu enggak mungkin pak," kata Hasbiallah di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu.

Dia membandingkan hal tersebut dengan warung kelontong yang pemiliknya pasti mengetahui pendapatannya, berapa penjualannya dan strategi yang dilakukan untuk pemasaran.

Baca Juga: Jika Tidak Berkoalisi, PDIP Kalah di Pilpres 2024

"Di kelontong aja tau kok hari ini laku berapa, yang manajemennya dijaga satu orang. Lah Holywings ini dengan manajemennya banyak malah tidak tahu. Ini pembohongan publik saja," katanya dilansir Antara.

Kecolongan

Sementara itu, manajemen Holywings mengaku kecolongan terkait dengan promosi minuman beralkohol bernuansa SARA sehingga mereka akan melakukan pendalaman internal.

General Manager Holywings Group Yuli Setiawan menuturkan hal ini dilakukan akibat dari promosi yang dilakukan oleh oknum sehingga menyebabkan jaringan ini mengalami kerugian.

"Terkait penggunaan nama Muhammad dan Maria bahwa pihak manajemen Holywings tidak pernah mengetahui sebelumnya," katanya.

Dalam hal ini, manajemen merasa kecolongan dengan tindakan oknum tim promosi sosial media yang sengaja menggunakan nama tersebut dengan motif secara internal sedang kita dalami.

Yuli menjelaskan bahwa promosi minuman beralkohol dengan menggunakan nama pengunjung yang sesuai dengan identitas sudah bisa dilakukan selama tiga bulan terakhir.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mencabut izin usaha seluruh Holywings yang ada di Jakarta.

Jual Miras

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengaku heran dengan peredaran minuman beralkohol di seluruh gerai (outlet) kelompok usaha Bar dan Restoran Holywings yang ada di Jakarta.

Menurut Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo di Jakarta, Rabu, selama ini Pemprov DKI Jakarta belum pernah mengeluarkan verifikasi bentuk usaha Holywings sebagai rekomendasi untuk Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melalui sistem "Online Single Submission" (OSS).

Dari BKPM ini nanti diterbitkan Surat Keterangan Pengecer (SKP) untuk penjualan minuman beralkohol tanpa konsumsi di tempat. Penjualan minuman beralkohol dan minum di tempat pelaku usaha wajib memiliki Surat Keterangan Penjual Langsung (SKPL).

"Memang benar untuk izin SKP dan SKPL prosedurnya harus lewat verifikasi Dinas PPKUKM, semua izin Holywings ini entah seperti apa pihak mereka memainkan sistem sehingga tidak lewat di kami tetapi terbit izinnya," ujar Ratu di Gedung DPRD DKI Jakarta. 

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

BPH Migas Minta Warga Mampu Ubah Perilaku Konsumsi BBM

Jumat, 23 September 2022 | 18:53 WIB

Ulama 212 minta Connie Bakrie Berhenti Menyudutkan TNI

Jumat, 23 September 2022 | 16:16 WIB
X