• Rabu, 10 Agustus 2022

Kejagung Usut Kasus Dugaan Korupsi Penyerobotan Lahan PT Duta Palma Group

- Senin, 27 Juni 2022 | 21:26 WIB

HARIANTERBIT.com - Kejaksaan Agung (Kejagung), melakukan penyidikan pada perkara dugaan tindak pidana korupsi penyerobotan lahan kawasan hutan PT Duta Palma Group.

Perusahaan ini, melakukan pengelolaan lahan seluas 37.095 hektare tanpa hak kepemilikan.

Jaksa Agung ST Burhanuddin menuturkan, perbuatan Duta Palma Group dianggap melawan hukum dan menimbulkan kerugian serta perekonomian negara.

Bahkan, pemilik perusahaan itu menjadi buronan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Jadi dia kelola tanah pilihannya, tanpa ada surat apa-apa kemudian pemiliknya adalah dalam posisi DPO KPK," ujar Burhanuddin di Kejaksaan Agung, Senin, 27 Juni 2022.

Kegiatan pengelolaan ini dilakukan dengan menggunakan orang-orang yang profesional. Namun, uang dari pengelolaannya dikirim ke pemiliknya tersebut.

Hingga pada dua minggu yang lalu, tim penyidik Kejaksaan Agung telah melakukan penyitaan atas lahan tersebut. Penyitaan itu dititipkan ke PTPN ke PTPN V di daerah Riau.

"Artinya kenapa saya mengundang Pak Menteri (Erick Thohir), di sini kami akan menitipkan lahan-lahan itu," jelas Burhanuddin.

Harapannya, dalam pengelolaannya selama sebulan sang pemilik mendapatkan Rp600 miliar. Saat ini, penyidik telah meminta Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP), untuk menghitung kerugian negara akibat kasus tersebut.

"Kemudian berapa akan kami hitung kerugiannya tentunya sejak perusahaan itu didirikan, menghasilkan, dari situ lah kerugian negara dan nanti akan saya minta BPKP untuk melakukan perhitungannya," ulas Burhanuddin.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jalin Kekuatan Baru, Perpusnas Kolaborasi dengan TNI

Selasa, 9 Agustus 2022 | 22:11 WIB
X