• Kamis, 6 Oktober 2022

Beda Verifikasi KPU kepada Partai Politik Parlemen dan Nonparlemen

- Jumat, 24 Juni 2022 | 18:37 WIB
Gedung KPU di Jakarta Pusat.  (ikbal muqorobin)
Gedung KPU di Jakarta Pusat. (ikbal muqorobin)

HARIANTERBIT.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan tahapan pendaftaran, verifikasi, hingga penetapan peserta Pemilu 2024 untuk partai politik berlangsung selama 135 hari. 
 
Usai masa pendaftaran yang dimulai 1 Agustus hingga 14 Agustus 2022, proses verifikasi terhadap parpol calon peserta pemilu dilakukan. Lalu KPU akan menetapkan peserta pemilu pada 14 Desember 2022. 
 
Anggota KPU Idham Holik mengatakan proses verifikasi menggunakan dua metode, yakni metode verifikasi administrasi dan verifikasi faktual. Khusus parpol yang lolos parlemen dilibatkan dalam verifikasi administrasi. Verifikasi dilakukan sampai 14 September 2022.
 
 
"Verifikasi ini akan dilakukan sejak 1 hari setelah parpol mendaftar," ujarnya di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Jumat 24 Juni 2022. 
 
Idham menjelaskan verifikasi administratif meliputi dokumen persyaratan, seperti SK kepengurusan, kantor berita negara, AD ART, dan nomor rekening dana kampanye serta persyaratan keanggotaan partai. 
 
 
Selanjutnya untuk parpol di luar parlemen KPU akan melakukan verifikasi faktual. Verifikasi faktual dimulai dari tingkat pusat, tingkat provinsi sampai kabupaten/kota.
 
Kepengurusan di tingkat provinsi harus memiliki kepengurusan di 34 provinsi. Sedangkan kepengurusan tingkat kabupaten/kota sebanyak 75% di setiap provinsinya. Kemudian kepengurusan di tingkat kecamatan sebesar 50% di setiap kabupaten/kota.
 
"Setelah semua proses dilakukan dalam verifikasi faktual, termasuk juga keanggotaan partai nanti, maka KPU akan melakukan rekapitulasi di tingkat pusat, yang nanti pada tanggal 14 Desember 2022 kami akan tetapkan sebagai partai politik peserta pemilu," tuntas Idham. ***
 
 

Editor: Yuli Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Anggota TNI Penendang Aremania Diproses Hukum

Kamis, 6 Oktober 2022 | 12:30 WIB
X