• Sabtu, 1 Oktober 2022

Kasus Korupsi Dana PEN, KPK Periksa Kepala Dinas Muna

- Kamis, 23 Juni 2022 | 18:11 WIB
Bupati Kolaka Timur nonaktif Andi Merya Nur
Bupati Kolaka Timur nonaktif Andi Merya Nur

HARIANTERBIT.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil satu tersangka di kasus suap pengurusan dana Pemulihan Ekonomi Nasional atau Dana PEN. Tersangka itu merupakan Kepala Dinas di Kabupaten Muna.

“Yang bersangkutan sudah hadir di Gedung KPK,” ujar pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri, Kamis, 23 Juni 2022.

Dalam perkara suap dana PEN, KPK telah menyeret 3 orang menjadi tersangka. Di antaranya Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah M. Ardian Noervianto dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muna, Laode M. Syukur.

Baca Juga: Berkaca Penanganan Pandemi Covid 19, Airlangga Beberkan Upaya Pemerintah Tangani PMK pada Hewan Ternak

KPK menduga, Andi Merya memberikan suap kepada Ardian dan Syukur sebanyak Rp 2,4 miliar.

Suap itu diberikan agar Ardian menerbitkan surat rekomendasi pemberian dana PEN kepada Kabupaten Kolaka Timur.

Baca Juga: Putus Kontrak Kerja Sewenang-wenang, Banyak Isu Sensitif Citilink Bisa Terbongkar ke Publik

KPK menyatakan, telah mengembangkan kasus ini dengan menetapkan tersangka baru.

Namun, KPK belum mengumumkan siapa tersangka tersebut. Sebagaimana kebijakan pimpinan KPK baru, pengumuman tersangka dilakukan saat penahanan.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PPMK Desak Polisi Tangkap Alvin Lim

Jumat, 30 September 2022 | 16:13 WIB

Jumat Berkah Ala Sahabat Ganjar di Wonogiri dan Soppeng

Jumat, 30 September 2022 | 16:12 WIB

Sejarah Kelam G30S PKI dan Tujuannya

Jumat, 30 September 2022 | 10:09 WIB
X