• Selasa, 28 Juni 2022

DPR Sebut Mahathir Mohamad Tidak Bijak Karena Mengklaim Prov Kepri sebagai Wilayah Malaysia

- Kamis, 23 Juni 2022 | 18:03 WIB
Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (purn) TB Hasanuddin. (Dok. dpr.go.id)
Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (purn) TB Hasanuddin. (Dok. dpr.go.id)

HARIANTERBIT.com - DPR RI melalui Anggota Komisi I yang membidangi masalah pertahanan, Mayjen TNI, TB Hasanuddin memberikan respons terhadap pernyataan mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad.

Politikus kawakan Negeri Jiran itu terkesan memprovokasi Pemerintah Malaysia untuk mengklaim Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sebagai bagian dari Malaysia, sebagai pernyataan yang tidak bijak.

"Menurut hemat saya, pernyataan itu tidak tepat dan tak bijak. Batas batas antara Singapura, Provinsi Kepri (Indonesia) dan Malayasia saat ini sudah final. Tak perlu di permasalahkan lagi," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Kamis, 23 Juni 2022.

Baca Juga: Putus Kontrak Kerja Sewenang-wenang, Banyak Isu Sensitif Citilink Bisa Terbongkar ke Publik

Menurutnya, pernyataan tersebut dapat berdampak buruk terhadap hubungan Indonesia-Malaysia, serta dapat menciptakan ketegangan.

"Indonesia juga tak pernah mempermasalahkan dan mengungkit-ungkit wilayah Malayasia yang dulu menjadi bagian dari wilayah Majapahit. Kita tak boleh terpancing oleh pendapat yang dapat memancing ketegangan di wilayah ini," kata TB Hasanuddin.

Baca Juga: Berkaca Penanganan Pandemi Covid 19, Airlangga Beberkan Upaya Pemerintah Tangani PMK pada Hewan Ternak

Lebih lanjut dikatakannya, terkait wilayah dan batas-batas negara antara negara kesatuan republik Indonesia (NKRI) dan Malaysia. Sejauh ini sudah dianggap final baik oleh ketentuan hukum Internasional, maupun oleh kedua negara.

"Tak perlu di reaksi lah, biarkan saja. Dan terkait perbatasan Indonesia-Malayasia juga sudah saling mengakui," tandasnya.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X