• Jumat, 19 Agustus 2022

Kasus PGAS Solution di Kejati DKI Jakarta Naik ke Tahap Penyidikan

- Kamis, 23 Juni 2022 | 17:55 WIB
Kasi Penkum Kejati DKI Jakarta, Ashari Syam,SH.MH. (Muzer/Mitranews.net)
Kasi Penkum Kejati DKI Jakarta, Ashari Syam,SH.MH. (Muzer/Mitranews.net)

"PT ANT tidak memiliki ketersediaan alat pembuatan sumur Geothermal tersebut," ucap Ashari.

Ashari menyampaikan, PT ANT tidak pernah menyerahkan alat pembuatan sumur geothermal selama proyek ini berjlaan. Bahkan, juga tidak pernah menyerahkan alat yang telah disewa kepada PT PGAS Solution.

Baca Juga: Gerakan Biru Kuning: Cak Imin Capres NU Tulen, Calon Lainnya Cuma Mendadak NU

"Akan tetapi PT PGAS Solution seolah-olah sudah menerima penyerahan alat pembuatan sumur Geothermal dan sewa alat tersebut dari PT. ANT," kata Ashari.

Pada kenyataannya, Ashari berujar, tidak ada penyerahan alat pembuatan sumur tersebut. Untuk mengelabui, kemudian dibuat berita acara serah terima barang fiktif.

Sementara, PT PGAS Solution telah melakukan pembayaran kepada PT ANT sejumlah Rp31 miliar lebih. Sejumlah uang pembayaran tersebut oleh PT ANT diserahkan kepada PT TAK.

"Sehingga mengakibatkan kerugian keuangan Negara sebesar Rp 31.724.784.300,00," tambah Ashari.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPK Amankan Dokumen Perusahaan Mardani Maming

Jumat, 19 Agustus 2022 | 15:11 WIB

Polisi Tangkap Enam Pelaku Begal Sadis

Jumat, 19 Agustus 2022 | 11:23 WIB

Pengamat: Rakyat Hormati Pemimpin Jujur

Jumat, 19 Agustus 2022 | 11:21 WIB

Polisi Ungkap Kasus Penipuan via Aplikasi MT4 UGAM

Kamis, 18 Agustus 2022 | 20:52 WIB
X