• Kamis, 18 Agustus 2022

Pemerintah Diminta Bijak Soal Sengketa Saham Tambang PT ANI, Ribuan Karyawan Terancam Hilang Pekerjaan

- Kamis, 23 Juni 2022 | 14:51 WIB
Terjadi penurunan harga pasar nikel di dunia (market.bisnis.com)
Terjadi penurunan harga pasar nikel di dunia (market.bisnis.com)

Baca Juga: Citilink Disomasi Gegara Putuskan Kontrak Kerja Seenaknya

Suhardi menambahkan, secara hukum proyek pertambangan Nikel itu tidak perlu dihentikan, demi kepentingan pembangunan ekonomi di daerah. Siapapun pihak yang nanti dinyatakan sebagai pemegang saham, direksi maupun komisaris berdasarkan putusan pengadilan wajib secara hukum menjalankan proyek pertambangan nikel tersebut.

Senada dengan Suhardi, pakar hukum Dr Jayadi mengatakan, jika benar pemerintah telah memblokir Minerba Online Monitoring System (MOMS) bisa berimbas pada kegiatan usaha PT ANI dalam melakukan proyek pertambangan di wilayah Maba Halmahera Timur.

“Karena dapat mengancam pelaksanaan proyek tambang Nikel tersebut. Antara lain pihak perseroan tidak dapat menjual hasil tambang,” kata Jayadi kepada wartawan.

Baca Juga: Gerakan Biru Kuning: Cak Imin Capres NU Tulen, Calon Lainnya Cuma Mendadak NU

Jayadi mengatakan lebih jauh lagi ribuan karyawan atau tenaga kerja lokal terancam tidak dapat bekerja. Tak hanya itu, pemasukan bagi negara juga terancam karena puluhan miliar pajak negara dan PNBP atas kegiatan usaha pertambangan tidak dapat disetorkan oleh PT ANI ke kas negara.

Lebih jauh, Jayadi juga berpendapat bahwa Pemerintah harus dapat melaksanakan amanat Undang-Undang Penanaman Modal, dimana pemerintah wajib untuk menjamin kepastian dan keamanan bagi mitra dan/atau investor PT ANI yang telah melakukan penanaman modal (investasi).

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KLHK Dorong Produsen Perbesar Kemasan Plastik

Rabu, 17 Agustus 2022 | 16:06 WIB

Profil Farel Prayoga Penyanyi Jalanan Goyang Istana

Rabu, 17 Agustus 2022 | 15:09 WIB

Anggota MPR: Sidang Tahunan Kali Ini Terasa Spesial

Selasa, 16 Agustus 2022 | 19:35 WIB
X