• Rabu, 10 Agustus 2022

Pengamat Ingatkan Megawati, Hati-hati dengan Manuver Politik Jokowi

- Kamis, 23 Juni 2022 | 13:59 WIB
Presiden Jokowi memotong tumpeng ulang tahun lalu diberikannya ke Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.  (ikbal muqorobin)
Presiden Jokowi memotong tumpeng ulang tahun lalu diberikannya ke Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. (ikbal muqorobin)

Jakarta, HanTer - Kedekatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri terlihat jelas pada acara Rakernas PDIP di Lenteg Agung, Jakarta Selatan. Padahal sebelumnya, hubungan keduanya dikabarkan sedang tidak harmonis.

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie mengatakan, perubahan sikap kepada Megawati dalam beberapa kali kesempatan erat kaitannya dengan manuver politik yang tengah dimainkan Jokowi. Jerry melihat, Jokowi masih bermain dua muka.

Di depan Jokowi menunjukkan diri sebagai kader PDIP yang menghormati sang ketum, Megawati. Tapi di belakang justru Jokowi berupaya memperkuat dinasti politiknya lewat usaha meloloskan capres jagoannya.

Baca Juga: Bertemu PKS dan Demokrat, Nasdem Akui Promosikan 3 Capres Termasuk Anies

"Kalau memang taat aturan partai dan menghormati Megawati, seyogianya Jokowi jorjoran dukung Puan bukan lebih condong ke Ganjar," katanya, Rabu (22/6/2022).

"Mega sudah memberikan kode soal capres gender atau perempuan. Jokowi harus membaca itu, jangan bermain politik bunglon," tegasnya.

Di samping itu, Jerry juga melihat Jokowi yang sudah mulai datang dalam setiap acara PDIP, seperti acara peresmian Masjid At-Taufiq di Lenteng Agung Jakarta Selatan beberapa waktu lalu, hingga Rakernas II PDIP yang diselenggarakan mulai kemarin, adalah cara Jokowi mengelus-elus Megawati agar mengikuti kemauannya.

Kemauan Jokowi, diterka Jerry, bukan hanya ingin meloloskan Ganjar sebagai capres 2024 yang diusung PDIP. Tapi juga memberikan tiket Pilgub DKI kepada putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka..Oleh karena itu, doktor komunikasi politik jebolan American Global University ini menyarankan Megawati dan PDIP berhati-hati dalam mengusung kadernya. Baik dalam perhelatan Pilpres maupun Pilgub DKI Jakarta.

"Saya kira Megawati harus berpikir ulang agar tidak gegabah dan terjebak permainan politik Jokowi," tandasnya.

Dalam Rakernas II PDIP di Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (21/6/2022), Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mewanti-wanti kadernya tidak berbuat manuver di luar kehendak partai. Jika ada yang melakukan manuver tersebut, dia meminta untuk keluar saja dari PDIP.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

Jalin Kekuatan Baru, Perpusnas Kolaborasi dengan TNI

Selasa, 9 Agustus 2022 | 22:11 WIB
X