• Rabu, 10 Agustus 2022

KPK Panggil Eks Sesmenpora, SDR: Ada Progres Positif Terkait Formula E

- Kamis, 23 Juni 2022 | 11:23 WIB
Ilustrasi KPK (YouTube KPK RI)
Ilustrasi KPK (YouTube KPK RI)

Sementara itu dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemda DKI Jakarta Tahun 2021 yang ditandatangani Kepala BPK Perwakilan DKI Jakarta Dede Sukarjo, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyatakan penyelenggaraan balap mobil listrik Formula E Jakarta layak untuk dilaksanakan.

"Berdasarkan hasil studi kelayakan tersebut, maka penyelenggaraan Formula E layak dilaksanakan," tulis BPK dikutip Harian Terbit, Selasa, 21 Juni 2022.

BPK mengatakan, Pemprov DKI Jakarta sebelumnya sudah melakukan tindak lanjut dari tiga rekomendasi BPK terkait penyelenggaraan Formula E dalam LHP 2019 lalu. Rekomendasi pertama adalah Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta diminta menyusun desain keterlibatan para pihak dan mengembangkan opsi memperoleh biaya mandiri.

Kedua, Dispora dan PT Jakpro diminta lebih insentif dalam memperjelas keberlanjutan kegiatan dan membuat rencana antisipasi kendala yang akan muncul. Terakhir, Dispora berkoordinasi dengan PT Jakpro untuk mengevaluasi hasil studi kelayakan secara andal dan menyesuaikan dengan kondisi terbaru dampak pandemi Covid-19.

"Terhadap rekomendasi tersebut, Pemprov DKI Jakarta telah melakukan tindak lanjut dan dinyatakan telah sesuai oleh BPK RI," tulis BPK/

Selain itu, Pemprov DKI juga dinilai sudah melakukan studi kelayakan kembali terhadap penyelenggaraan balap mobil listrik itu. Dari hasil studi kelayakan terbaru, kelanjutan penyelenggaraan Formula E disebutkan bisa mandiri dengan skema business to business.

"Selain itu hasil studi kelayakan juga menunjukan bahwa terdapat potensi manfaat finansial, manfaat ekonomi dan manfaat reputasional," tulis BPK.

Sebelumnya diberitakan jika sks Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Gatot S Dewa Broto memenuhi panggilan KPK terkait penyelidikan penyelenggaraan ajang balap Formula E di Jakarta. Gatot Dewa Broto mengaku dimintai klarifikasi soal masalah pengelolaan anggaran.

"Diminta memenuhi panggilan dari KPK, karena tiga hari lalu baru saja ada surat dari KPK agar saya hadir untuk memberikan klarifikasi terkait dengan masalah pengelolaan anggaran untuk penyelenggaraan Formula E," kata Gatot Dewa Broto setibanya di lobi gedung KPK Merah Putih seperti dikutip dari detikNews, Kamis (16/6/2022).

"Ada permohonan dari Pak Gubernur, kepada Pak Menpora untuk menerbitkan rekomendasi, dan rekomendasi itu sudah diterbitkan dan diminta hari ini untuk dibawa ke KPK, itu saja poinnya," sambung dia.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

X