• Selasa, 28 Juni 2022

Ridwan Hisjam: Pertemuan Prabowo - Cak Imin Cairkan Ketegangan Politik

- Rabu, 22 Juni 2022 | 19:33 WIB
Prabowo Subianto (ist)
Prabowo Subianto (ist)

HARIANTERBIT.com - Ketua Dewan Pembina Padepokan Kosgoro Ridwan Hisjam merespos baik pertemuan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Kartanegara, Jakarta pada Sabtu, 18 Juni 2022 kemarin.

"Pertemuan kemarin itu antara Cak Imin dengan Prabowo saya kira sangat baik dalam rangka mencairkan ketegangan politik di masyarakat terutama di kalangan warga Nahdliyin dengan kelompok masyarakat lain," ujar Ridwan saat dihubungi, Rabu, 22 Juni 2022.

Apa yang dilakukan Cak Imin, kata Ridwan, menunjukan dirinya sangat jeli untuk bermanuver mencari tempat agar mendapat peluang di 2024. Namun, kata Ridwan, tetap saja, Prabowo akan menjadi calon potensial untuk diusung Capres jika berkoalisi dengan PKB.

Baca Juga: Setelah PKS, Nasdem Jamu Demokrat Besok

"Cak Imin sangat jeli, apalagi PKB belum pernah berkoalisi dengan Gerindra, dan saat ini ada upaya untuk mendekat. Namun saya liat dalam konteks Pemilu 2004, Prabowo masih menjadi calon potensial untuk diusung sebagai Capres, bukan Cak Imin," ujar Ridwan.

Meskipun, Prabowo tercatat gagal dua kali dalam pencalonannya sebagai capres. Namun elektabilitasnya masih sangat tinggi. Sehingga, ia tetap layak untuk dicalonkan sebagai Capres. 

"Khofifah dulu dua kali nyalon gubernur Jatim juga gagal, baru ketiga kalinya jadi. Prabowo juga begitu, nanti untuk ketiga kalinya dia bisa jadi Presiden," ucap Ridwan.

Sebagai politisi senior Partai Golkar, Ridwan menyatakan, sudah seharusnya Golkar melakukan langkah yang sama, yakni membangun komunikasi dengan Prabowo. Karena bagaimana pun, kata dia, Prabowo adalah Golkar.

"Harusnya Golkar juga mulai membuka komunikasi dengan Prabowo, karena bagaimana pun Prabowo itu sejarahnya Golkar, itu tidak bisa dilupakan. Prabowo ya Golkar," tuturnya.

Golkar memang sudah membangun Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yakni dengan PPP dan PAN. Namun kata Ridwan, koalisi itu sangat rawan. PPP dan PAN bisa saja hengkang jika yang dicalonkan sebagai Capres adalah Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, mengingat elektabilitasnya masih sangat rendah.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

Survei: Prabowo Kalahkan Anies dan Ganjar

Selasa, 28 Juni 2022 | 10:05 WIB
X