• Selasa, 28 Juni 2022

Aktivis Demokrasi: MK Dibubarkan Saja

- Selasa, 21 Juni 2022 | 12:38 WIB
Muslim Arbi, aktivis demokrasi, setuju pembubaran MK.
Muslim Arbi, aktivis demokrasi, setuju pembubaran MK.

HARIANTERBIT.com - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak semua uji materi (judicial review) terhadap pasal 222 UU no 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Pasal itu dikenal juga dengan sebutan Presidential Threshold yang menyatakan antara lain, pasangan calon yang berniat ikut Pemilihan Presiden harus didukung oleh partai atau gabungan partai yang mempunyai suara 20 persen di DPR RI.

Muslim Arbi, aktivis demokrasi yang ikut menggugat pasal tersebut ke MK, menilai keputusan itu jadi bukti bahwa MK tidak sejalan dengan semangat reformasi 1998.

Baca Juga: Jadi Wamendagri Sehari, Putri Otonomi Indonesia 2022 Tiba di Kantor Kemendagri

Ia sependapat dengan La Nyalla, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), yang juga menggugat pasal tersebut.

"Kalau MK tidak bisa melayani kepentingan rakyat untuk lebih demokratis dalam memilih Presiden, kita seruian agar MK dibubarkan saja,” kata senator dari Dapil Jawa Timur itu kepada HARIANTERBIT.com, Selasa, 21 Juni 2022.

Baca Juga: Weton 5 Tokoh yang Disebut Bakal Nyapres, dari Prabowo sampai Puan

Ia juga menyebut pembubaran MK merupakan keniscayaan jika terus menolak aspirasi masyarakat.

"Terutama aspirasi yag disampai oleh para guru bangsa seperti Busyroh Muqaddas, Din Syamsudin dan La Nyalla,” kata Alumni ITB Bandung itu.

Baca Juga: Dimarahi Istri Gara-gara Doyan Judi Online, Suami Tewas Gantung Diri

Halaman:

Editor: Yuli Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Survei: Prabowo Kalahkan Anies dan Ganjar

Selasa, 28 Juni 2022 | 10:05 WIB
X