• Rabu, 17 Agustus 2022

Mahfud: Penanganan Khilafatul Muslimin Tetap Perhatikan HAM

- Senin, 20 Juni 2022 | 23:48 WIB
Menkopolhukam Mahfud MD ((instagram mohmahfudmd) )
Menkopolhukam Mahfud MD ((instagram mohmahfudmd) )



Jakarta, HanTerMahfud menegaskan bahwa tujuan didirikannya ormas Khilafatul Muslimin, yakni menyebarkan ideologi khilafah, dan dinilai bertentangan dengan ideologi Pancasila.

"Khilafatul Muslimin kita sikat kalau dia mengancam ideologi, tapi kita juga memperhatikan hak asasi manusia karena itu juga menjadi tugas Negara, melindungi hak asasi manusia," ujar Mahfud di Jakarta, Senin (20/6/2022)

Dewan HAM PBB menyebut bahwa Indonesia tidak memiliki catatan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Dewan HAM PBB, sejak tahun 2020.

Hal itu dibuktikan usai kunjungannya ke Dewan HAM PBB dan Komisi Tinggi HAM PBB di Jenewa, Swiss pada Kamis (16/6/2022).

"Saya baru laporan ke Presiden, ada 41 negara mendapat sorotan, Indonesia tidak masuk, sudah 3 tahun berturut-turut," kata dia.

Menurut Mahfud, laporan-laporan itu tidak pernah dibahas di sidang Dewan HAM melainkan hanya ditampung kemudian disampaikan kepada pemerintah Indonesia untuk segera diselesaikan.

Adapun terkait Khilafatul Muslimin, Polda Metro Jaya telah menangkap enam tokoh Khilafatul Muslimin dari berbagai wilayah di Indonesia.

Mereka adalah pemimpin tertinggi Khilafatul Muslimin, Abdul Qadir Hasan Baraja, yang ditangkap di Lampung pada Selasa (7/6/2022).

Selanjutnya Polda Metro juga telah menangkap tokoh Khilafatul Muslimin lainnya yang berinisial AA, IN, F, dan SW di Lampung, Medan, dan Bekasi. Sedangkan AS yang berperan sebagai menteri pendidikan ditangkap di Mojokerto, Jawa Timur.

Editor: Zamzam Terbit

Tags

Terkini

KLHK Dorong Produsen Perbesar Kemasan Plastik

Rabu, 17 Agustus 2022 | 16:06 WIB

Profil Farel Prayoga Penyanyi Jalanan Goyang Istana

Rabu, 17 Agustus 2022 | 15:09 WIB

Anggota MPR: Sidang Tahunan Kali Ini Terasa Spesial

Selasa, 16 Agustus 2022 | 19:35 WIB
X