• Sabtu, 10 Desember 2022

MAKI Ungkap Soal Pungli dan Suap tentang Berbagai Intervensi Hukum

- Minggu, 19 Juni 2022 | 21:44 WIB
Koordinator MAKI Boyamin Saiman
Koordinator MAKI Boyamin Saiman

HARIANTERBIT.com - Masyarakat Anti Korupsi Inodesia (MAKI) meminta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) memberikan perlindungan saksi perkara dugaan pungutan liar (pungli) oknum pejabat Kemenkumham.

"MAKI mengapresiasi Kejati DKI atas cepatnya penanganan perkara dugaan pungli di Kemenkumham," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman di Surakarta, Jawa Tengah, Minggu (19/6/2022).

Baca Juga: Kuasa Hukum Punya Bukti, Terdakwa Dwidjono Dihubungi Haji Isam

Sebagaimana diketahui, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta pada 17 Juni 2022 telah meningkatkan ke tahap penyidikan laporan dari MAKI atas kasus dugaan pungli oknum pejabat di Kemenkumham khususnya terhadap pejabat Lapas dan Rutan.

MAKI memberikan apresiasi yang tinggi terhada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta atas cepatnya penanganan perkara dugaan pungli tersebut dan berharap akan cepat pula tahap berikutnya berupa Pra Penuntutan dan atau Penuntutan di Persidangan Pengadilan Negeri Tipikor.

Baca Juga: Prabowo kepada Gibran: Berkuda adalah Sunah Rasulullah

MAKI akan tetap mengawal perkara ini termasuk mencadangkan upaya gugatan Praperadilan apabila mangkrak dan berlarut-larut. Perkara ini mestinya bisa cepat prosesnya karena bukti-bukti yang diserahkan adalah kuat dan lebih dari cukup yaitu dugaan adanya bukti transfer uang melalui rekening bank.

Menurut Boyamin, penanganan pungli adalah ikhtiar mendorong keberanian korban untuk buka-bukaan. "Namun, korban pungli ketakutan karena terancam masuk penjara sebagai pemberi suap," katanya. 

Baca Juga: Komisi XI DPR Soroti Konflik Kepentingan Erick Thohir dan Boy Thohir di Kasus Pembelian Saham GoTo

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Komisi IV: Hukum Jera Pelaku Kriminal Lingkungan

Jumat, 9 Desember 2022 | 20:28 WIB
X