• Selasa, 29 November 2022

Kalahkan Erick Thohir, RK dan Sandiaga, Anies Mendominasi Bakal Capres Dari DPW NasDem

- Jumat, 17 Juni 2022 | 10:35 WIB
Gubernur DKI Anies Baswedan. (Harian Terbit)
Gubernur DKI Anies Baswedan. (Harian Terbit)

HARIANTERBIT.com - Nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendominasi sebagai bakal calon presiden yang diusulkan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem.

Anies mengalahkan Menteri BUMN Erick Thohir, Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Menteri Pariwisata Sandiaga Uno dan Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

"Anies Baswedan mendominasi, hanya dua provinsi yang tidak mengusulkan nama Anies," kata Sekretaris Steering Comitte Rakernas Partai NasDem Willy Aditya di sela-sela Rakernas, di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Kamis (16/6/2022).

Baca Juga: Nabi Muhammad Dihina, Ribuan Massa Islam Serbu Kedubes India

Dua provinsi yang tidak mengusulkan nama Anies Baswedan, yakni Papua Barat dan Kalimantan Timur.

Dari internal NasDem yang diusulkan, kata Willy, ada nama Rachmat Gobel, Ahmad Sahroni, Syahrul Yasin Limpo, Lestari Moerdijat, Ahmad Ali dan Prananda Surya Paloh.

Dari nama-nama yang diusulkan oleh 34 DPW NasDem, tidak ada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menurut Willy, hal itu merupakan hal yang wajar, karena DPW pasti memiliki catatan tersendiri sehingga nama kedua ketum parpol tersebut tidak diusulkan.

"Mungkin teman-teman DPW memiliki catatan yang tidak menginginkan asosiasi figur yang terlalu dominan ke partai politik tertentu, dan itu yang mungkin kita tahu itu satu hal yang wajar," tutur Ketua DPP Partai NasDem ini.

Tiga Nama

Rakernas yang digelar 15-17 Juni ini akan menghasilkan tiga nama capres. Nama-nama itu dihimpun dari hasil usulan 34 DPW NasDem.

"Mencari aspirasi dari berbagai kalangan untuk menentukan tiga calon nama sebagai bakal calon presiden yang akan dimajukan oleh Partai NasDem," ucap Paloh dilansir Antara.

Ia menyebutkan, "vote" (sosok peraih suara terbanyak) yang dipilih DPW Partai NasDem sebagai bakal capres belum tentu dipilih sebagai kandidat calon presiden dari Partai NasDem.

"Belum tentu (dipilih), karena pada dasarnya pembobotan yang dicalonkan itu sama, siapa pun itu," kata dia, di sela-sela pelaksanaan Rapat Kerja Nasional Partai NasDem 2022, di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis. ***

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

DPR Pastikan Pencopotan Hakim Aswanto Sesuai Mekanisme

Senin, 28 November 2022 | 16:12 WIB

Polisi Amankan 15 Orang Terlibat Makar

Senin, 28 November 2022 | 12:02 WIB

Gempa Cianjur, Korban Meninggal Dunia 321 Orang

Senin, 28 November 2022 | 11:51 WIB
X