• Sabtu, 1 Oktober 2022

Rakor dengan Penjabat Kepala Daerah, Menko Airlangga Soroti Penanganan Covid 19 dan Kemiskinan Ekstrem

- Jumat, 17 Juni 2022 | 09:33 WIB
Menko Airlangga Hartarto saat Rapat Koordinasi dengan Penjabat (Pj.) Kepala Daerah di Gedung Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri, Kamis, 16 Juni 2022
Menko Airlangga Hartarto saat Rapat Koordinasi dengan Penjabat (Pj.) Kepala Daerah di Gedung Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri, Kamis, 16 Juni 2022

HARIANTERBIT.com - Indonesia telah terbukti cukup berhasil dalam melakukan penanganan pandemi Covid-19. Jumlah kasus aktif cenderung stabil sejak libur Lebaran lalu, meskipun ada kenaikan kasus pada 2 minggu terakhir yang disebabkan varian virus baru BA.4 dan BA.5.

Varian baru ini dapat menular dengan cukup cepat, namun diperkirakan tidak akan menimbulkan kenaikan signifikan pada tingkat rawat inap dan kematian.

Untuk mengantisipasi terjadinya puncak kasus dari varian baru tersebut, diperlukan respon dari masing-masing daerah untuk mengendalikan penyebaran varian baru tersebut.

Baca Juga: Peneliti BRIN Apresiasi Komitmen Politik KIB Usung Capres 2024 dari Internal Partai

Dalam pembekalan dan pengarahan pada Rapat Koordinasi dengan Penjabat (Pj.) Kepala Daerah di Gedung Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri, Kamis, 16 Juni 2022, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo telah meminta agar proses vaksinasi Dosis-3 dipercepat.

“Jumlah vaksin kita masih banyak sekitar 40 juta dalam stok sampai akhir tahun, dan 70 juta lagi yang akan dikirim. Diharapkan Dosis-3 akan didorong, khususnya di beberapa provinsi yang tingkat capaiannya masih rendah,” jelas Menko Airlangga.

Terkait dengan vaksinasi Dosis-1, masih terdapat 2 provinsi yang cakupannya masih rendah (<70%), yaitu Papua (33,8%) dan Papua Barat (63,7%). Sementara itu vaksinasi Dosis-2 juga masih perlu diakselerasi di beberapa daerah yang cakupannya masih di bawah 70% yakni Papua, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Papua Barat, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku, Gorontalo, dan Sulawesi Barat.

Baca Juga: CSIS: Kehadiran KIB Strategis Jelang Pilpres 2024, Bakal Membuat Parpol Lain Ikut Bergabung

Menko Airlangga melanjutkan bahwa realisasi anggaran Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional per 3 Juni 2022 telah mencapai Rp95,14 triliun atau 20,9% dari alokasi anggaran Rp455,62 triliun. Realisasi klaster program Penanganan Kesehatan yakni sebesar Rp24,46 triliun (20,0%), Perlindungan Masyarakat sebesar Rp55,85 triliun (36,1%), dan Penguatan Pemulihan Ekonomi sebesar Rp14,83 triliun (8,3%).

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dua Kabar Buruk Ferdy Sambo Dalam Sehari

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 20:11 WIB

Menaker Berikan BSU kepada Nakes di Mojokerto

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 19:54 WIB

Ferdy Sambo Cs Diserahkan ke Jaksa Pekan Depan

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 16:00 WIB
X