• Jumat, 19 Agustus 2022

KPK Usut Aliran Uang yang Masuk Kantong Wali Kota Ambon Nonaktif Richard Louhenapessy

- Senin, 13 Juni 2022 | 15:13 WIB
Tersangka Wali Kota nonaktif Ambon Richard Louhenapessy (tengah) usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (13/5/2022).(Antara/HO-Humas KPK)
Tersangka Wali Kota nonaktif Ambon Richard Louhenapessy (tengah) usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (13/5/2022).(Antara/HO-Humas KPK)

HARIANTERBIT.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mendalami aliran uang yang masuk ke Wali Kota nonaktif Ambon Richard Louhenapessy (RL), dalam kasus pemberian hadiah atau janji terkait persetujuan izin pembangunan Alfamidi di Kota Ambon.

Pendalaman itu dilakukan tim penyidik saat memeriksa Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air dan Infrastruktur Pemukiman pada pada Dinas PUPR Kota Ambon CI Chandra Futwembun, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kota Ambon Rustam Sinanjuntak, dan Telly Nio selaku wiraswasta.

Mereka diperiksa di Gedung Merah Putih KPK pada, Jumat (10/6/2022).

"Ketiga saksi hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan penerimaan sejumlah uang oleh tersangka RL, dari beberapa pihak kontraktor dan beberapa SKPD di Pemkot Ambon," ujar Plt Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (13/6/2022).

Saksi lain yakni PNS/Koordinator Perwakilan Pemkot Ambon di Jakarta, Karen Wolker Dias tak memenuhi panggilan tim penyidik.

"Tidak hadir dan konfirmasi untuk dijadwal ulang," ucap Ali.

KPK telah menetapkan Wali Kota Ambon dua periode Richard Louhenapessy sebagai tersangka kasus dugaan suap persetujuan izin prinsip pembangunan cabang retail minimarket tahun 2020, di Kota Ambon dan penerimaan gratifikasi.

Dia dijerat bersama Staf Tata Usaha Pimpinan pada Pemkot Ambon Andrew Erin Hehanussa dan karyawan Alfamidi Kota Ambon Amri.

Dalam konstruksi perkara, disebutkan dalam kurun waktu tahun 2020, Richard yang menjabat Wali Kota Ambon periode 2017-2022 memiliki kewenangan, salah satu di antaranya terkait dengan pemberian persetujuan izin prinsip pembangunan cabang retail di Kota Ambon.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Tangkap Enam Pelaku Begal Sadis

Jumat, 19 Agustus 2022 | 11:23 WIB

Pengamat: Rakyat Hormati Pemimpin Jujur

Jumat, 19 Agustus 2022 | 11:21 WIB

Polisi Ungkap Kasus Penipuan via Aplikasi MT4 UGAM

Kamis, 18 Agustus 2022 | 20:52 WIB

Bharada E Minta Keluarganya Juga Dilindungi

Kamis, 18 Agustus 2022 | 16:15 WIB

LPSK: Rutan Bareskrim Tidak Ideal Buat Bharada E

Kamis, 18 Agustus 2022 | 16:03 WIB
X