• Rabu, 28 September 2022

Rugikan Ribuan Orang; Kasus Dugaan Penipuan Robot Trading Prioritas Kejagung

- Sabtu, 11 Juni 2022 | 11:20 WIB
 Yudi Handono
Yudi Handono

 


Jakarta, HanTer - Kasus dugaan penipuan investasi bodong robot trading seperti DNA Pro Akademi menjadi prioritas penanganan perkara oleh Kejaksaan Agung.

Tim jaksa peneliti berkas perkara akan berkonsentrasi penuh meneliti kelengkapan berkas, baik formil maupun materil sehingga para tersangka nantinya tidak bisa bebas dari jerat hukum.

"Jika lengkap pasti akan kita P21, tapi kalau belum kita kembalikan dengan memberi petunjuk. Ini bukan mempersulit ya, tapi untuk memberikan gambaran agar jelas mana yang harus dipertanggungjawabkan di depan pengadilan," ujar
Direktur Tindak Pidana Terhadap Keamanan dan Ketertiban Umum Negara (Kantibun) Yudi Handono pada Jampudum di Kejagung, kemarin.

Dia menegaskan sebagian berkas perkara para tersangka DNA Pro Akademi masih dalam penanganan jaksa peneliti, sebagian lainnya masih proses penyidikan di Mabes Polri.

Sebelumnya Jampidum Fadil Zumhana menegaskan kasus-kasus yang menjadi perhatian publik (perkara penting/pekating) akan menjadi prioritas Kejaksaan Agung, apalagi menyangkut kerugian orang per orang.

 

DirKamnegtibum dan TPUL

Jampidum menegaskan kasus robot trading DNA Pro Akademi dan lainnya penanganan perkara dibawah koordinasi Direktur Tindak Pidana Terhadap Keamanan dan Ketertiban Umum Negara (Kantibun) pada Jampidum Kejaksaan Agung.

Sebagaimana diketahui penanganan kasus yang menjadi perhatian publik salah satu program Jaksa Agung Burhanuddin dalam upaya mengembalikan kepercayaan publik kepada institusi Kejaksaan, yang sempat tercoreng karena ulah sejumlah oknum jaksa yang berbuat diluar ketentuan hukum.

Halaman:

Editor: Zamzam Terbit

Tags

Terkini

Banyak Dikiritik, Program Kompor Listrik Dibatalkan

Rabu, 28 September 2022 | 09:25 WIB

DPR Desak KPK Jemput Paksa Lukas Enembe

Rabu, 28 September 2022 | 08:55 WIB
X