• Jumat, 19 Agustus 2022

KPK Perpanjang Pemahamam Walikota Ambon Richard Louhenapessy

- Selasa, 31 Mei 2022 | 22:48 WIB
Gedung KPK di Jakarta Selatan.  (ikbal muqorobin)
Gedung KPK di Jakarta Selatan. (ikbal muqorobin)

HARIANTERBIT.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menambah waktu penahanan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy (RL) selama 40 hari ke depan.

KPK juga memperpanjang masa tahanan tersangka lainnya yakni, staf Tata Usaha Pimpinan Pemkot Ambon, Andrew Erin Hehanussa. Perpanjangan masa penahanan ini karena penyidik masih membutuhkan waktu untuk melengkapi berkas penyidikan.

"Hari ini, tim penyidik melanjutkan masa penahanan tersangka RL dkk untuk masing-masing selama 40 hari kedepan, terhitung 2 Juni 2022 sampai 11 Juli 2022," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Selasa (31/5/2022). 

Baca Juga: Ridwan Kamil dan Keluarga Iklas atas Takdir Eril

Richard Louhenapessy ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Gedung Merah Putih KPK sedang Andrew Erin Hehanussa ditahan di Rutan belakang Gedung Lama KPK, Kavling C1, Jakarta Selatan.

"Kebutuhan perpanjangan penahanan ini dalam rangka untuk terus mengumpulkan alat bukti diantaranya pemanggilan saksi-saksi yang diduga kuat mengetahui perbuatan para tersangka tersebut," katanya.

Baca Juga: Raih WTP 5 Kali Berturut-turut, Anies Ungkap Dapat Banyak PR dari Gubernur Sebelumnya

KPK menetapkan Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait persetujuan izin prinsip pembangunan cabang ritel atau gerai minimarket di wilayahnya. Richard Louhenapessy juga ditetapkan sebagai tersangka penerimaan gratifikasi.

KPK juga menetapkan Andrew Erin Hehanussa dan karyawan minimarket Kota Ambon, Amri, sebagai tersangka.

Halaman:

Editor: Yuli Terbit

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Tangkap Enam Pelaku Begal Sadis

Jumat, 19 Agustus 2022 | 11:23 WIB

Pengamat: Rakyat Hormati Pemimpin Jujur

Jumat, 19 Agustus 2022 | 11:21 WIB

Polisi Ungkap Kasus Penipuan via Aplikasi MT4 UGAM

Kamis, 18 Agustus 2022 | 20:52 WIB

Bharada E Minta Keluarganya Juga Dilindungi

Kamis, 18 Agustus 2022 | 16:15 WIB

LPSK: Rutan Bareskrim Tidak Ideal Buat Bharada E

Kamis, 18 Agustus 2022 | 16:03 WIB
X