• Kamis, 1 Desember 2022

Begini Penjelasan Pengamat: Rachmat Gobel Memang Sudah Teruji, Tapi ....

- Selasa, 31 Mei 2022 | 18:11 WIB
Peneliti dari Populi Center, Usep Saepul Ahyar
Peneliti dari Populi Center, Usep Saepul Ahyar

Jakarta, HanTer - Peneliti dari Populi Center, Usep Saepul Ahyar mengatakan nama Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel yang muncul dari berbagai kalangan untuk diposisikan sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) pada dasarnya Rachmat Gobel memang sudah dikenal publik, tidak hanya karena sebagai seorang Wakil Ketua DPR RI dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) tapi juga karena track recordnya yang baik semasa menjabat Menteri Perdagangan.

Namun dalam menaikkan elektabilitas Rachmat Gobel, kata Ahyar belum dilakukan secara maksimal. "Tentunya walaupun pak Rachmat Gobel ini sudah teruji dan namanya sudah cukup terkenal oleh masyarakat, tentu NasDem umumnya harus bisa memastikan partai-partai lain. PR-nya (pekerjaan rumah) tentunya untuk Rachmat Gobel, harus menaikkan elektabilitas, selama ini kan popularitas, dan kemudian elektabilitas itu menurut saya belum maksimal," ujar Ahyar kepada wartawan di Jakarta, Selasa (31/5/2022).

Menurut Usep Ahyar persoalan elektabilitas tidak akan muncul secara alami, sebab ada ahli atau orang-orang yang bekerja untuk bagaimana elektabilitas Rachmat Gobel naik.

Baca Juga: Survei IDM: Airlangga Capres 2024 Terkuat dari Tokoh Sipil

"Nih Rachmat Gobel ini belum keluar, jadi kaya gitu itu, nggak bisa muncul secara alamiah jadi harus melakukan proses-proses itu dengan baik, biar bisa dikenal kinerjanya biar dikenal profilnya yang baik-baik itu. Pertama saya kira NasDem ya, mengupayakan seharusnya yang dicalonkan ya, kaderlah, kader utama, dan ya pak Rachmat Gobel ini atara lain sebagai kader utama di NasDem saat ini ya saya kira begitu," ulasnya.

Lanjut Ahyar selain Rachmat Gobel mempuni juga, kalau dilihat modal sosialnya, juga sudah baik. Bagus mumpuni, dan seorang pengusaha sukses, kemudian dari latar belakang juga beliau adalah dari keluarga yang keturunan orang bagus-bagus.

"Dia mempuni sebenarnya, kalau didorong dan dicalonkan jadi Cawapres ataupun apa, pak Rachmat itu dari NasDem itu, dari pada mencalonkan kader-kader dari luar, menurut saya dalam konteks kader dalam membesarkan partai, sebaiknya dari kader yang dari awal sudah berposes di partai itu," ungkapnya.

Baca Juga: Tegas, Ganjar Pranowo Beri Peringatan Agar Pejabat di Jateng Jaga Integritas

Usep Ahyar menerangkan, dalam hal mengusung Cawapres tidak boleh hanya karena mengejar popularitas.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jokowi Diminta Lakukan Reshuflle Kabinet

Rabu, 30 November 2022 | 23:49 WIB

DPR Akan Tetap Sahkan RKUHP Meski Mendapat Penolakan

Rabu, 30 November 2022 | 23:43 WIB
X