• Senin, 8 Agustus 2022

Ancam Kedaulatan Bangsa, KAMI: Pulangkan TKA China Ke Tiongkok

- Senin, 30 Mei 2022 | 11:24 WIB
ilustrasi wna asal china (ist)
ilustrasi wna asal china (ist)

Jakarta, HanTer - Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Lintas Provinsi meminta agar pemerintah segera memulangkan TKA China ke negeri asalnya (Tiongkok), karena keberadaan TKA China tersebut berpotensi akan mengancam kedaulatan negara.

"Cabut semua peraturan dan UU yang nyata-nyata telah merugikan rakyat dan berpotensi mengancam eksistensi dan kedaulatan negara,” papar KAMI Lintas Provinsi dalam pernyataan tertulisnya, Senin (30/5/2022).

KAMI Lintas Provinsi menyebutkan, eksistensi TKA China ini telah membuat resah sekaligus ancaman terhadap warga pribumi, yang pada saat ini sebagian warga masyarakat sedang mengalami himpitan ekonomi akibat di PHK dari perusahaan yang bangkrut akibat bahan baku sangat tinggi.

Baca Juga: Putra Sulung Ridwan Kamil Masih Belum Ditemukan

Disebutkan, sangat ironis pada saat warga pribumi kelaparan, sedang kesulitan mencari kerja, justru kebijakan pemerintah berbanding terbalik. Fakta di lapangan TKA China berbondong-bondong diberi angin segar, diberi perlakuan istimewa.

Keberadaan TKA China membuat sakit hati warga masyarakat pribumi. Pemerintah tidak berpihak kepada rakyat pribumi, membuat resah dan menyakiti hati rakyat pribumi.

Pribumi Tersisih

Sebelumnya, mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, mengatakan, saat ini ada ribuan warga negara asing (WNA) yang berasal dari China atau Tiongkok yang bekerja di Indonesia.

Para pekerja asal China tersebut, kebanyakan mendominasi proyek-proyek di sektor pertambangan yang berada di luar Jawa seperti Kalimantan, Sulawesi sampai Papua.

Mantan Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) itu khawatir, pekerja asing tersebut bakal menetap dan lambat laun beranak pinak yang akhirnya menjadi mayoritas di Indonesia.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

HNW Mengutuk Keras Israel Yang Kembali Meneror Gaza

Minggu, 7 Agustus 2022 | 20:32 WIB

Vaksinasi Booster Untuk Anak Harus Dipercepat

Minggu, 7 Agustus 2022 | 15:39 WIB
X