• Selasa, 31 Januari 2023

Soal Spanduk, Firli Bahuri: Ini Tak Bisa Dihindari

- Minggu, 29 Mei 2022 | 23:28 WIB
Ketua KPK
Ketua KPK

HARIANTERBIT. com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri akhirnya buka suara soal beredarnya beberapa spanduk atas nama dirinya. Firli mengaku dimintai tanggapan  spanduk yang berbau politis itu oleh rekan-rekannya. 

 
"Saya, oleh mereka dimintai penjelasan tentang apakah ini memang sebuah langkah kerja atau suatu yang tidak terencana. Bahkan sebagian ada yang menyindir saya tentang kenapa mereka tidak di ajak sebagai tim sukses,' tulis Firli melalui akun @firlibahuri di Twitter, dikutip Minggu (29/5/2022). 
 
Bahkan menurutnya sudah ada yang mau mendaftar menjadi tim relawan. Pasalnya spanduk tersebut dinarasikan bahwa Firli merupakan calon presiden 2024.
 
 
"Ada yang lebih jauh bertanya tentang harus mendaftar diri menjadi relawan di mana. Ada-ada aja pikir saya. Memang ini tidak bisa dihindari sebagai public figure," imbuhnya. 
 
Dia mengaku munculnya spanduk-spanduk tersebut tidak dalam pengetahuannya. Dia juga menegaskan tidak ada inisiatif darinya atas adanya spanduk tersebut. 
 
"Saya tidak memahami bagaimana ia bisa muncul," ungkapnya. 
 
 
Firli memandang ada dua alasan di balik kemunculan spanduk itu. Alasan pertama spanduk tersebut merupakan bentuk provokasi. 
 
"Pertama adalah sekelompok orang sengaja menyebarkannya untuk memprovokasi keterlibatan saya dalam politik. Padahal saya sudah berulang kali tegaskan bahwa saya adalah penegak hukum yang sama sekali tidak boleh berpolitik," beber dia. 
 

Baca Juga: Diduga Hamili AM, Seorang Oknum Anggota TNI Dilaporkan ke Pomdam Jaya

Alasan kedua adalah bentuk ketidakpahaman masyarakat tentang cara mengekspresikan pendapat terkait calon presiden.
 
"Memang di sebagian spanduk itu sebenarnya tidak ada kalimat atau kata kata tentang saya sebagiannya artinya mungkin saja mereka hanya menghendaki siapa pun yang bisa memberantas korupsi itulah orang yg mereka ingin calonkan," terang dia. 
 
 
Firli mengaku posisinya dan lembaga yang dipimpinya sulit karena ditarik kanan kiri oleh pandangan dan opini politis. 
 
"Sekali lagi saya mengulang kembali komentar seperti ini kepada publik untuk menegaskan dan menjelaskan posisi sulit saya sebagai orang yang ditarik kiri kanan. Sebelumnya saya juga menjelaskan posisi lembaga yang saya pimpin karena dia ditarik kiri kanan terlibat dalam kecenderungan opini dan arus politik. Terus terang kami adalah lembaga penegak hukum dan saya sebagai professi adalah penegak hukum," tegas dia. 
 
Di akhir cuitannya Firli kembali menegaskan proses hukum yang terjadi di KPK adalah murni tanpa adanya kepentingan politik. *** 
 
 

Editor: Yuli Terbit

Artikel Terkait

Terkini

Putri dan Bharada E Jalani Sidang Replik

Senin, 30 Januari 2023 | 12:33 WIB

Unjuk Rasa Aremania 107 Orang Ditangkap

Senin, 30 Januari 2023 | 12:30 WIB
X