• Jumat, 7 Oktober 2022

Luhut Urus Minyak Goreng Jokowi Dinilai Tak Percaya Sejumlah Menteri

- Jumat, 27 Mei 2022 | 11:48 WIB
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi ​​​​​ Luhut Binsar Pandjaitan. (Ist)
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi ​​​​​ Luhut Binsar Pandjaitan. (Ist)

Jakarta, HanTer - Penunjukan Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan untuk mengurusi sengkarut minyak goreng dikritisi sejumlah kalangan. Pasalnya, penunjukan itu mengesankan Presiden Jokowi menaruh kepercayaan berlebihan kepada Luhut dan bentuk ketidakpercayaan pada menteri-menteri lain. Juga mengesankan ada permasalahan yang sangat serius di kabinet. Mismanajemen yang mendalam.

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komaruddin menilai Presiden Joko Widodo terkesan menaruh kepercayaan berlebihan kepada Luhut, seakan tidak ada menteri lain yang kompeten. “Ini juga terkesan ketidakpercayaan Jokowi pada menteri-menteri lain. Para menterikan sudah ada job-nya, sudah ada pos-posnya. Masa iya semua job dan semua pos diberikan ke Luhut," kata Ujang, Rabu (25/5).

Seharusnya, lanjut Ujang, Rabu (25/5/2022), Jokowi tidak memberikan kepercayaan berlebihan ke Luhut. Ia khawatir banyak kewenangan yang diemban Luhut menimbulkan penyalahgunaan kekuasaan.”Soal minyak goreng harusnya diurus menteri bidang perekonomian,” paparnya.

Baca Juga: Jakarta PPKM level 1, Fahira Berharap Jalan Indonesia Menuju Endemi Semakin Dekat

Hal sama disampaikan pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno, menurutnya, penunjukan Luhut mengesankan tidak ada menteri lain yang bisa bekerja sesuai harapan, kecuali Luhut.

"Satu sisi ada menteri yang cukup powerful bisa mengeksekusi banyak hal. Sisi yang lainnya ada menteri yang tak bisa kerja, sehingga harus di take over menteri lain. Ini tak bagus karena terkesan hanya satu menteri Jokowi saja yang bisa kerja sesuai harapan, menteri lain di bawah standar," kata Adi dilansir CNNIndonesia.com.

Adi mengatakan Jokowi sebaiknya melakukan reshuffle atau perombakan kabinet untuk mengganti menteri-menteri yang berkinerja kurang baik.

Menurut dia, tugas baru bagi Luhut ini juga makin menguatkan posisi Luhut sebagai pejabat negara. "Itu secara otomatis membuat posisi LBP makin kokoh. Tak ada yang bisa bantah. Itu faktual bahwa LBP dipercaya betul presiden ngurus segala urusan," ucapnya.

Jokowi beberapa kali memberi jabatan kepada Luhut untuk menangani berbagai hal. Jabatan yang diemban Luhut bervariasi, mulai dari Ketua Tim Nasional Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri hingga Koordinator PPKM Jawa-Bali.

Bermasalah
 
Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra menganggap keputusan Jokowi itu membuat kabinet menjadi tidak seimbang karena ada menteri yang mendapat banyak tugas dibanding yang lain.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

Kasad Jenguk Korban Peristiwa Kanjuruhan Malang

Kamis, 6 Oktober 2022 | 16:45 WIB
X