• Rabu, 28 September 2022

Oligarki Siapkan Capres Boneka yang Miskin Prestasi

- Rabu, 25 Mei 2022 | 11:29 WIB
Tokoh nasional Rizal Ramli
Tokoh nasional Rizal Ramli

Jakarta, HanTer - Ekonom senior Rizal Ramli memgatakan, langkah kelompok oligarki meneruskan cengkeraman kuku-kukunya pada negeri ini tidak mau lepas begitu saja pada 2024 mendatang. Mereka menyiapkan strategi baru agar memegang kendali atas pemerintahan.

Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur ini mengurai bahwa oligarki telah gagal dalam mengkudeta konstitusi di negeri ini. Mereka sebelumnya ingin agar masa jabatan presiden bisa diperpanjang. Tapi gempuran dari civil society berhasil menggagalkan upaya itu.

“(Mereka) persiapkan capres boneka baru yang miskin prestasi, tapi bisa diatur-atur oligarki. Capres boneka modal PollsteRp, MediaRp, BuzzeRp berbayar. Eh dapat Jokowi KW-2,” urai pria yang akrab disapa RR dalam akun Twitter pribadinya, Selasa (24/5/2022).

Baca Juga: Tolak Pengesahan Revisi UU PPP, Buruh Siapkan Aksi Besar-besaran dan Mogok Nasional

RR menyorot edaran dari Sekretariat Negara Nomor: B-38/KSN/SWP/KK.04.01/02/2022 tentang Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2022. Dalam edaran itu, ternyata di Jawa Tengah ada 19 daerah kemiskinan ekstrem dari sebelumnya hanya di 5 daerah. Di daerah yang sama sejumlah kasus yang semena-mena kepada rakyat kecil terjadi.

“Kasus Wadas aja ndak bisa beresin, gitu kok mau nyopras-nyopres,” sambungnya.

RR menilai bahwa capres boneka tidak didukung PDIP. Untuk itu, oligarki direbut partai besar ditambah dua partai yang ketua umumnya terlilit banyak masalah hukum. Dengan begitu dua partai kecil itu bisa diambil alih untuk dijadikan kendaraan oleh capres boneka.

“Tapi akan jadi blunder besar untuk partai-partai itu, karena capres boneka akan kalah karena hanya teruskan misi mendukung oligarki,” tutupnya.

Ditakuti Oligarki

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menyebut Rizal Ramli figur yang paling tepat, konsisten dan mempuni, bukan tipikal lip service tak banyak janji palsu dan layak sebagai presiden. Rizal Ramli layak memimpin Indonesia pasca kekuasaan Joko Widodo (Jokowi) berakhir pada tahun 2024.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

Jokowi: Dua Tahun Lagi Tidak Ada Impor Aspal

Selasa, 27 September 2022 | 21:17 WIB

Survei CSIS: Ganjar Pranowo Paling Disukai Milenial

Selasa, 27 September 2022 | 19:22 WIB

Nasib Anies Baswedan Usai Tak Lagi Jadi Gubernur DKI

Selasa, 27 September 2022 | 15:29 WIB
X