• Kamis, 18 Agustus 2022

Bamsoet Apresiasi Kemudahan UMKM Peroleh Sertifikasi Halal

- Rabu, 25 Mei 2022 | 10:03 WIB
Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) usai menerima pengurus Yayasan Al Muttaqien Care, di Jakarta, Selasa (24/5/2022).
Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) usai menerima pengurus Yayasan Al Muttaqien Care, di Jakarta, Selasa (24/5/2022).

Jakarta, HanTer - Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mengapresiasi langkah Yayasan Al Muttaqien Care menghadirkan platform digital temanQu, sebagai bagian dari keterlibatan yayasan menjadi mitra kerja strategis Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Hal ini akan mempermudah pendataan dan verifikasi 10 juta UMKM yang akan mendapatkan sertifikat Halal secara gratis dari BPJPH. Melalui platform digital temanQu, diharapkan proses pendataan dan verifikasi bisa dilakukan secara cepat dan tepat.

Baca Juga: Buntung Rp881 Miliar Investasi di GOTO, DPR Soroti Kinerja Bos Telkom Ririek Adriansyah

"Pemberian sertifikat halal secara gratis kepada 10 juta UMKM merupakan wujud kepedulian pemerintahan Presiden Joko Widodo terhadap kemajuan UMKM Indonesia agar bisa menjadi pemain utama dalam industri pasar halal dunia. Sebagai negara dengan penduduk muslim mencapai 230 juta jiwa dan terbesar dunia, Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar bagi industri halal. Melainkan harus menjadi pemain utama. Terlebih pada Januari 2022, Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin juga telah mencanangkan ekosistem Global Halal Hub sebagai Gerakan Nasional Sinergitas Menuju Indonesia Pusat Produsen Produk Halal Dunia 2024," ujar Bamsoet usai menerima pengurus Yayasan Al Muttaqien Care, di Jakarta, Selasa (24/5/2022).

Pengurus Yayasan Al Muttaqien Care yang hadir antara lain, Pembina Yayasan Pusat Andrew Nilam, Departemen Komunikasi dan Informasi Budi Irawan dan Agus Sudradjat, Ketua Pengurus Cabang Jakarta Cut Laura Fazalia, dan Sekretaris Pengurus Cabang Jakarta Surya Arief.

Baca Juga: Ketua DPR Puan: Awasi Ketat Harga Minyak Goreng di Pasaran!

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, laporan State of Global Islamic Economy Report 2020-2021 memprediksi pada tahun 2024 tingkat konsumsi pangan halal dunia naik dari 1,17 triliun dollar Amerika Serikat (AS) pada 2019 menjadi 1,38 triliun dollar AS. Konsumsi mode muslim akan meningkat dari 277 miliar dolar AS menjadi 311 miliar dolar AS.

"Peningkatan tersebut tidak hanya terjadi di negara-negara mayoritas penduduk muslim seperti Timur Tengah, melainkan juga negara-negara mayoritas non-Muslim lainnya, seperti di kawasan Eropa. Sebab para konsumen non-Muslim juga meyakini keberadaan label halal tidak hanya terkait agama, tetapi juga terkait kebersihan dan keamanan sebuah produk," jelas Bamsoet.

Baca Juga: Empat Catatan Kritis HNW Soal Arah Kebijakan Fiskal Tahun 2023

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bharada E Minta Keluarganya Juga Dilindungi

Kamis, 18 Agustus 2022 | 16:15 WIB

LPSK: Rutan Bareskrim Tidak Ideal Buat Bharada E

Kamis, 18 Agustus 2022 | 16:03 WIB

Kasad Ajak Masyarakat Menjaga dan Merawat Persatuan

Kamis, 18 Agustus 2022 | 15:11 WIB
X