• Rabu, 28 September 2022

Pasca Merger, Pelindo Tunda IPO di Pasar Modal

- Kamis, 19 Mei 2022 | 20:49 WIB
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) memutuskan untuk menunda pencarian pendanaan melalui penawaran perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di pasar modal
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) memutuskan untuk menunda pencarian pendanaan melalui penawaran perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di pasar modal

Jakarta, HanTer - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) memutuskan untuk menunda pencarian pendanaan melalui penawaran perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di pasar modal. IPO akan dilakukan apabila perusahaan memiliki rencana bisnis atau yang membutuhkan anggaran besar.

"Rencana IPO tahun 2019-2020 itu sebelum merger, tentunya setelah merger banyak perubahan. Rencana besar itu membutuhkan dana yang besar, maka salah satu opsi untuk memperoleh dana adalah IPO," kata Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono dalam Journalist Gathering di Jakarta, Kamis (19/5/2022).

Arif mengatakan, langkah IPO memang sudah direncanakan setelah Pelindo I-IV digabungkan atau merger. Namun demikian, setelah merger Pelindo tercatat memiliki anggaran besar yang bersumber dari pendanaan aset Pelindo I-IV yang digabungkan dalam Holding BUMN Pelabuhan.

Baca Juga: Ketum Golkar: Koalisi Indonesia Bersatu Siap Lanjutkan Pembangunan Era Jokowi

'Karena ini (IPO) adalah cara mengumpulkan dana. Alhamdulillah kita mempunyai dana besar dan saat ini kami masih belum mengarah ke sana," ujarnya.

Arif mengungkapkan, pada Mei 2021 lalu, masing-masing subholding memiliki rencana go publik di pasar modal. Keempat subholding ini adalah petikemas, non-petikemas, marine equipment, dan logistik. Di lain sisi, sebelum merger Arif menunda rencana penawaran umum perdana dua anak usahanya PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) dan PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) lantaran saat ini kondisi pasar modal belum stabil.

"Kondisi market tidak begitu menggembirakan saat ini karena adanya pandemi, jadi kami putuskan untuk menundanya," jelasnya.

Baca Juga: MPR Minta Aparat Hukum Bertindak, Investasi Telkomsel di GOTO Merugikan Negara: Itu Uang Rakyat!

Kendati demikian, Arif menyampaikan bahwa perseroan akan kembali melakukan revisi terkait rencana strategis tersebut. Ia menambahkan, penundaan IPO ini dilakukan sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan. "Karena situasi belum stabil kami putuskan untuk IPO kami tunda sampai waktu yang belum bisa ditentukan," paparnya.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jokowi: Dua Tahun Lagi Tidak Ada Impor Aspal

Selasa, 27 September 2022 | 21:17 WIB

Survei CSIS: Ganjar Pranowo Paling Disukai Milenial

Selasa, 27 September 2022 | 19:22 WIB

Nasib Anies Baswedan Usai Tak Lagi Jadi Gubernur DKI

Selasa, 27 September 2022 | 15:29 WIB
X