• Kamis, 18 Agustus 2022

Bamsoet Apresiasi Mahasiswa PTIK Sosialisasi Bahaya Narkoba ke Masyarakat

- Kamis, 19 Mei 2022 | 13:12 WIB
Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) usai menerima mahasiswa PTIK angkatan 80, di Jakarta, Rabu (18/5/2022).
Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) usai menerima mahasiswa PTIK angkatan 80, di Jakarta, Rabu (18/5/2022).

Jakarta, HanTer - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo memberikan piagam penghargaan kepada para mahasiswa Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) angkatan 80 yang telah aktif memberikan penyuluhan bahaya narkoba ke berbagai kalangan masyarakat. Khususnya kalangan muda di wilayah DKI Jakarta.

Hal ini sangat penting, mengingat penyalahgunaan Narkoba merupakan bagian dari kejahatan transnasional yang peningkatannya sangat drastis. Berdasarkan data UNODC (United Nations Office on Drugs and Crime), pada tahun 2020 saja penyalahgunaan Narkoba telah dilakukan oleh sekitar 269 juta orang di dunia.

"Indonesia termasuk yang mendapat perhatian serius, karena masuk dalam jajaran 'segitiga emas' perdagangan Narkoba bersama Australia, Selandia Baru, dan Malaysia. Indonesia tercatat menempati posisi ke-3 di dunia dalam hal penyalahgunaan Narkoba, di bawah Meksiko dan Kolombia. Sedangkan di tingkat ASEAN, Indonesia menjadi salah satu negara dengan tingkat transaksi Narkoba tertinggi," ujar Bamsoet usai menerima mahasiswa PTIK angkatan 80, di Jakarta, Rabu (18/5/2022).

Baca Juga: Ketum Golkar: Koalisi Indonesia Bersatu Siap Lanjutkan Pembangunan Era Jokowi

Para mahasiswa PTIK yang hadir antara lain, Iptu Redho Agung, Ipda Fery Afrilio, Ipda Ario Senopati, Ipda Aditya Rizky, dan Ipda Nurul Farouq.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, penyalahgunaan Narkoba berpotensi merenggut masa depan generasi emas bangsa Indonesia. Merujuk hasil survei Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang dirilis Juni 2019, terdapat 2,3 juta pelajar dan mahasiswa yang pernah mengkonsumsi narkotika.

Mengingat generasi muda pada rentang usia 15 sampai 35 tahun adalah kelompok usia paling rentan terpapar, kemungkinan besar jumlah pelajar dan mahasiswa yang pernah mengkonsumsi narkoba saat ini telah melampaui angka 2,3 juta jiwa.

Baca Juga: MPR Minta Aparat Hukum Bertindak, Investasi Telkomsel di GOTO Merugikan Negara: Itu Uang Rakyat!

"Bareskrim Polri melaporkan sepanjang pertengahan tahun 2021 lalu, tercatat sudah 24.878 orang ditangkap dari 19.229 kasus peredaran Narkoba. Sementara barang bukti yang disita berupa ganja 2,14 ton, sabu 6,64 ton, heroin 73,4 gram, kokain 106,84 gram, tembakau gorila 34 ton, dan ekstasi 239.277 butir.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bharada E Minta Keluarganya Juga Dilindungi

Kamis, 18 Agustus 2022 | 16:15 WIB

LPSK: Rutan Bareskrim Tidak Ideal Buat Bharada E

Kamis, 18 Agustus 2022 | 16:03 WIB

Kasad Ajak Masyarakat Menjaga dan Merawat Persatuan

Kamis, 18 Agustus 2022 | 15:11 WIB
X