• Kamis, 26 Mei 2022

Jokowi: Penguatan Kemitraan ASEAN-AS Untuk Antisipasi Pandemi di Masa Depan

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 22:58 WIB
Presiden Jokowi menghadiri working lunch dengan Wapres AS Kamala Harris, Jumat (13/05/2022), di Departemen Luar Negeri AS, Washington DC. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)    Read more: https://setkab.go.id/presiden-jokowi-penguatan-kemitraan-asean-as-untuk-antisipasi-pandemi-di-masa-depan/
Presiden Jokowi menghadiri working lunch dengan Wapres AS Kamala Harris, Jumat (13/05/2022), di Departemen Luar Negeri AS, Washington DC. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev) Read more: https://setkab.go.id/presiden-jokowi-penguatan-kemitraan-asean-as-untuk-antisipasi-pandemi-di-masa-depan/

Jakarta, HanTer - Isu kesehatan merupakan salah satu prioritas presidensi Indonesia di G20, Oleh karena itu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya penguatan kemitraan ASEAN-AS untuk mengantisipasi pandemi yang akan datang.

Ini disampaikan Presiden Jokowi dalam sambutannya pada working lunch dengan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris, Jumat (13/05/2022) di Departemen Luar Negeri AS, Washington DC.

Menurut Presiden, ada empat hal yang harus dikerjakan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Baca Juga: Kapolri Sebut Buruh Bisa Membawa Indonesia Jadi Negara Produsen

“Pertama, kerja sama pembangunan sistem deteksi dini yang lebih efektif,” ucap Presiden Jokowi.

Bentuk kerja sama yang dapat dilakukan antara lain dalam bentuk pertukaran informasi dan penguatan kapasitas deteksi.

“Kedua, kerja sama untuk membentuk medical inventory buffer kawasan. Solusi kesehatan tingkat kawasan penting sekali untuk diperkuat guna menangani pandemi global seperti COVID-19,” ujar Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menambahkan bahwa bersama AS, ASEAN dapat mengembangkan ASEAN Regional Reserve of Medical Supplies, sehingga dapat menjadi inventory buffer kebutuhan kesehatan di kawasan.

“Ketiga, kemandirian industri kesehatan kawasan. AS dapat berperan penting di sini melalui dukungan investasi, kerja sama riset, transfer teknologi, dan akses ke bahan baku produksi,” jelas Presiden.

Untuk hal ini, Presiden menekankan pada tujuan jangka panjangnya, yaitu mendorong keterlibatan negara ASEAN dalam rantai pasok kesehatan global.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

Ngeri, Gelombang 4 Meter Teror NTT

Kamis, 26 Mei 2022 | 13:38 WIB

Banjir Rob Masih Genangi Semarang

Kamis, 26 Mei 2022 | 13:35 WIB
X