• Senin, 5 Desember 2022

Ketua DPR Puan Maharani Desak Penculik yang Cabuli Anak Dijerat dengan UU TPKS

- Jumat, 13 Mei 2022 | 16:11 WIB
Ketua DPR Puan Maharani
Ketua DPR Puan Maharani

Jakarta, HanTer - Ketua DPR RI Puan Maharani mengecam keras penculikan belasan anak di wilayah Jakarta dan Bogor yang disertai dengan kekerasan seksual. Ia meminta penegak hukum turut menjerat pelaku dengan UU No 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) karena berdasarkan pemeriksaan ada korban yang mengalami pencabulan.

“Pelaku harus dihukum seberat-beratnya. Saya kira tidak cukup hanya dengan menggunakan pasal pidana penculikan. Tetapi juga harus dijerat dengan UU TPKS yang sudah resmi diundangkan, agar korban dan keluarganya mendapatkan keadilan,” tegas Puan, Jumat (13/5/2022).

Menururut Puan, UU TPKS yang disahkan DPR RI pada 12 April 2022 lalu dirancang secara progresif untuk melindungi korban kekerasan seksual.Salah satunya dengan hukuman yang jauh lebih berat terhadap pelaku, dari hukuman yang selama ini hanya diatur dalam KUHP.

Baca Juga: Tantang PDIP dan Gerindra, Koalisi Golkar, PAN, dan PPP Bisa Usung Capres Sendiri di Pilpres 2024

“Kasus ini harus menjadi contoh implementasi penegakan hukum oleh aparat yang berwenang di lapangan,” tuturnya.

Dengan hukuman yang berat, diharapkan akan menimbulkan efek jera baik untuk pelaku maupun pihak-pihak yang mencoba melakukan perbuatan serupa.

“Ini persoalan yang sangat serius buat saya. Anak-anak sebagai generasi penerus bangsa harus mendapat jaminan perlindungan dari segala bentuk kekerasan seksual,” kata Puan.

Baca Juga: Pengamat: Koalisi Golkar, PAN dan PPP, Lolos Presidenstial Threshold, Jadi Alternatif Pilihan di Pilpres 2024

Puan menilai, pelaku telah melanggar banyak aturan termasuk terkait perlindungan anak. Menurutnya, penting sekali menjerat pelaku dengan UU TPKS dan UU No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Relawan Perubahan Sumbar Dukung Anies Sebagai Capres

Senin, 5 Desember 2022 | 12:31 WIB

Resmi, Tanggap Darurat Erupsi Semeru Selama 14 Hari

Minggu, 4 Desember 2022 | 21:35 WIB

Din Syamsuddin di UAD: Wasatiyat Islam adalah Solusi

Minggu, 4 Desember 2022 | 14:19 WIB
X