• Sabtu, 1 Oktober 2022

Pemerintah Investigasi Tiga Kasus Dugaan Hepatitis Akut pada Anak

- Kamis, 5 Mei 2022 | 20:20 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi COVID-19 Dr Siti Nadia Tarmizi
Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi COVID-19 Dr Siti Nadia Tarmizi

Jakarta, HanTer - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, melakukan investigasi kontak untuk mengetahui faktor risiko terhadap tiga kasus hepatitis akut pada Anak. Tiga anak yang diduga mengidap penyakit yang belum diketahui sebabnya itu, telah meninggal.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizim mengungkapkan, hasil investigasi sementara ketiga anak itu datang ke fasilitas kesehatan pada kondisi stadium lanjut.

"Sehingga hanya memberikan sedikit waktu bagi tenaga kesehatan untuk melakukan tindakan pertolongan,” ujar Nadia pada keterangan pers di Jakarta, Kamis (5/5/2022).

Baca Juga: Komisi VIII DPR: Pecat Rektor ITK, Akademisi Tapi Provokator dengan Isu SARA

Pada ketiga kasus itu, usia anak bervarias. Satu anak berusia 2 tahun dan belum mendapatkan vaksinasi hepatitis. Lalu usia 8 tahun baru mendapatkan vaksinasi satu kali, dan usia 11 tahun sudah mendapatkan vaksinasi. Ketiganya negatif Covid-19. Berdasarkan hasil investigasi juga didapati bahwa satu kasus memiliki penyakit penyerta.

"Sampai saat ini, ketiga kasus ini belum bisa kita golongkan sebagai penyakit hepatitis akut dengan gejala berat tadi, tetapi masuk pada kriteria pending klasifikasi karena masih ada pemeriksaan laboratorium yang harus dilakukan, terutama pemeriksaan adenovirus dan pemeriksaan Hepatitis E yang membutuhkan waktu antara 10 sampai 14 hari,” ulas dia

Selain itu, Nadia berujar, tidak ditemukan riwayat hepatitis dari anggota keluarga lain dari ketiga anak. Juga tidak ditemukan anggota keluarga lain yang memiliki gejala sama. Keluhan utama yang disampaikan dari saluran cerna, mengalami keluhan mual, muntah, dan diare hebat.

Baca Juga: Rektor ITK Sebarkan SARA, Sebut Hijab Penutup Kepala Manusia Gurun, Apa Respons Kemendikbudristek?

Kasus dugaan hepatitis misterius terus menebar teror. Selain mematikan, perkembangannya cukup pesat. Tercatat ada 228 kasus dugaan hepatitis misterius pada anak dari 20 negara. Dengan 50 kasus tambahan sedang diselidiki.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dua Kabar Buruk Ferdy Sambo Dalam Sehari

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 20:11 WIB

Menaker Berikan BSU kepada Nakes di Mojokerto

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 19:54 WIB

Ferdy Sambo Cs Diserahkan ke Jaksa Pekan Depan

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 16:00 WIB
X