• Rabu, 29 Juni 2022

Satgas Covid 19: Penerima Dosis Penguat di Indonesia capai 40,37 Juta Jiwa

- Rabu, 4 Mei 2022 | 23:05 WIB
Vaksin booster
Vaksin booster

Jakarta, HanTer - Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 melaporkan jumlah warga Indonesia yang telah menerima vaksinasi dosis ketiga atau penguat mencapai 40,37 juta jiwa hingga Rabu pukul 12.00 WIB.

Data Satgas COVID-19 yang diterima di Jakarta, Rabu, (4/5) menunjukkan jumlah penduduk yang telah mendapat suntikan tiga dosis vaksin COVID-19 mencapai 40.372.525 orang.

Dengan demikian, tercatat suntikan dosis penguat vaksin COVID-19 sudah diberikan pada 19,38 persen dari total warga yang menjadi sasaran vaksinasi COVID-19.

Baca Juga: Hepatitis Misterius Belum tentu Mewabah Luas, Simak Penjelasannya

Sementara itu, penduduk yang mendapatkan dua dosis vaksin COVID-19 mencapai 165.425.255 orang. Sedangkan penerima dosis pertama mencapai 199.346.528 orang.

Pemerintah berencana memvaksinasi sebanyak 208.265.720 orang.

Dengan demikian, tercatat suntikan dosis pertama vaksin COVID-19 sudah diberikan kepada 95,71 persen dari total 208.265.720 warga yang menjadi sasaran vaksinasi COVID-19.

Baca Juga: Komisi VIII DPR: Pecat Rektor ITK, Akademisi Tapi Provokator dengan Isu SARA

Sementara warga yang sudah selesai menjalani vaksinasi meliputi 79,43 persen dari total sasaran.

Sebelumnya, seperti dilansir Antara, Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman meminta setiap orang untuk memperhatikan status imunitas anggota keluarga pada saat mengikuti kegiatan mudik 2022.

"Tips untuk perjalanan yang aman dan sehat selama pandemi pertama sekali sebetulnya prinsipnya adalah memahami bahwa situasi masih pandemi statusnya,” kata Dicky.

Dicky menuturkan pada kegiatan mudik, setiap orang dalam keluarga dituntut untuk selalu waspada terhadap penularan COVID-19. Ketika keluarga akan mudik, keamanan perjalanan menjadi hal utama yang paling penting untuk diperhatikan guna meminimalisir risiko terpapar atau memaparkan virus.

Oleh karena itu, setiap pemudik diharapkan sudah mendapatkan dua dosis vaksin atau bahkan booster. Pastikan orang-orang yang ikut dalam satu kendaraan atau perjalanan bersama memiliki status imunitas yang sama.

Hal yang harus diperhatikan selanjutnya adalah mengenai gejala. Apabila terdapat gejala seperti batuk, pilek, demam, dia menyarankan pemudik untuk tidak memaksakan diri berpergian dan menunda perjalanan.

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kasus Impor Baja, Kejagung Periksa 3 Saksi

Selasa, 28 Juni 2022 | 22:05 WIB
X