• Rabu, 28 September 2022

Teleconference dengan Wakil Ketua Duma Rusia, Ketua DPD RI Minta Perang Dihentikan

- Sabtu, 30 April 2022 | 21:05 WIB
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti teleconference dengan Wakil Ketua Duma Rusia, Saraliev Shamsail Yunusovich, Sabtu (30/4/2022).
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti teleconference dengan Wakil Ketua Duma Rusia, Saraliev Shamsail Yunusovich, Sabtu (30/4/2022).

Jakarta, HanTer - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta perang Rusia dan Ukraina segera dihentikan. Permintaan itu disampaikan LaNyalla kepada Wakil Ketua Duma Rusia, Saraliev Shamsail Yunusovich, melalui teleconference, Sabtu (30/4/2022). 

"Perlu saya katakan bahwa sudah saatnya perang antara Rusia dan Ukraina  dihentikan. Sudah terlalu banyak korban berjatuhan di kedua belah pihak," kata LaNyalla. 

Sebagai opsinya, Senator asal Jawa Timur itu meminta Rusia untuk melanjutkan perundingan damai, melakukan gencatan senjata dan menguburkan permusuhan.

Baca Juga: Autokritik Puan untuk Kinerja Legislasi DPR

"Bukan hanya mereka yang tewas yang perlu dikuburkan, tetapi permusuhan itulah yang harus dikuburkan. Karena bagaimana pun Rusia dan Ukraina akan selamanya bertetangga. Jangan kita membiarkan diri untuk diadu-domba. Karena Rusia dan Ukraina adalah sahabat Indonesia, maka sebagai sahabat, saya perlu berbicara demikian," tegas LaNyalla.

Dikatakan LaNyalla, ketika perang Rusia-Ukraina dimulai pada 24 Februari 2022, arsitektur keamanan kawasan Eurasia sudah berubah drastis dan tak akan bisa sama seperti dulu lagi. Perubahan drastis yang terjadi di Eropa ikut mengubah arsitektur keamanan kawasan Asia yang tentunya juga berpengaruh pada stabilitas di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara, di mana Indonesia berada. 

"Indonesia berkepentingan untuk menjaga stabilitas dan keseimbangan kawasan ini serta menjaga keseimbangan eksternal yang dinamis, baik dengan Rusia maupun dengan negara-negara Eropa dan Amerika Utara yang bertikai dengan Rusia," ujarnya. 

Baca Juga: AHY: Demokrat Terus Gerilya Bangun Koalisi hadapi Pilpres 2024

Oleh karena itu, LaNyalla siap mengurai pandangan dan gagasannya tentang proyeksi ke depan dan strategi menghadapi perubahan global yang kian meluas, apabila nanti diberi kesempatan untuk berbicara di hadapan Sidang Istimewa Duma Negara Rusia.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KN Pulau Dana-323 Tiba di Darwin Australia

Rabu, 28 September 2022 | 22:05 WIB
X