• Sabtu, 1 Oktober 2022

Menteri Basuki: 30 Km Jalintim Sedang Diperbaiki Untuk Kenyamanan Mudik

- Minggu, 17 April 2022 | 21:03 WIB
Ilustrasi suasana jalur mudik lintas sumatera
Ilustrasi suasana jalur mudik lintas sumatera

Jakarta, HanTer - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan preservasi Jalan Nasional Lintas Timur (Jalintim) Sumatera di Provinsi Sumatera Selatan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan jalur mudik.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, mengatakan, pekerjaan preservasi jalan melalui skema KPBU merupakan upaya inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan jalan nasional sehingga konektivitas antar-pusat pertumbuhan ekonomi seperti kawasan industri dan wisata di berbagai daerah dapat ditingkatkan.

"Tidak hanya jalan tol, jalan nasional juga kita cek karena perannya juga penting sebagai jalur logistik. Jalan Lintas Timur ini sekitar 30 km sedang kita perbaiki dan ditata lagi untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan penggunanya," kata Menteri Basuki dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu.

Baca Juga: Total Penerima Vaksin Booster Capai 30.947.385 Orang

Adapun lingkup utama proyek KPBU ini adalah melaksanakan preservasi Jalan Nasional Lintas Timur (Jalintim) Sumatera sepanjang 29,87 km meliputi ruas Jalan Srijaya Raya (6,30 km), Jalan Mayjen Yusuf Singadekane (5,2 km), Jalan Letjen H. Alamsyah Ratu Perwiranegara (3,15 km), Jalan Soekarno - Hatta (8,32 km), Jalan Akses Terminal Alang-alang Lebar (4 km), dan Jalan Sultan mahmud Badarudin II (2,9 km). Tercatat hingga 26 April 2022, progres konstruksi pekerjaan preservasi keseluruhan mencapai 40,7 persen.

Preservasi Jalintim Sumatera Selatan ini diharapkan dapat mempersingkat waktu tempuh kendaraan akibat kondisi jalan yang baik serta mempengaruhi pertumbuhan perekonomian wilayah dan menjaga inflasi. Kalau jalan rusak, biaya logistik menjadi lebih mahal dan berpengaruh pada inflasi.

"Jalan ini menghubungkan Palembang hingga Jambi, mudah-mudahan dapat melayani secara maksimal untuk arus mudik Lebaran tahun ini," kata Menteri Basuki.

Selain preservasi jalan, proyek KPBU ini juga mencakup rehabilitasi dan penggantian 14 jembatan dengan total panjang bentang 2,57 km. Rinciannya adalah 8 jembatan di ruas Jalan Srijaya Raya yakni Jembatan Air Waru A (16 meter), Air Waru B (13 meter), Air Kenangan A (6 meter), Air Kenangan B (7 meter), Air Ibul Besar A (27,7 meter), Air Ibul Besar B (29,5 meter), Air Rosa A (28,1 meter), dan Air Rosa B (29,6 meter); sebanyak 4 jembatan di Jalan Mayjen Yusuf Singadekane yakni Jembatan Air Keramasan Lama (613 meter), Air Keramasan Baru (540 meter), Air Musi Lama (534,6 meter), dan Air Musi Baru (697,8 meter); sebanyak 2 jembatan di Jalan Soekarno Hatta yakni Sekanak VI A (16,6 meter) dan Sekanak VI B (16, 8 meter).

Proyek ini juga meliputi bangunan pendukungnya seperti Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB)/jembatan timbang dengan total luas lahan 41.900 meter persegi. Terdapat 2 titik UPPKB berada di Jalan Mayjen Yusuf Singadekane seluas 20.000 meter persegi dan di jalan Batas Palembang-Betung seluas 21.900 meter persegi.

Proyek KPBU ini di bawah tanggungjawab Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumsel, Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR dengan kontraktor pelaksana PT Jalintim Adhi-Abipraya.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

Dua Kabar Buruk Ferdy Sambo Dalam Sehari

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 20:11 WIB

Menaker Berikan BSU kepada Nakes di Mojokerto

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 19:54 WIB

Ferdy Sambo Cs Diserahkan ke Jaksa Pekan Depan

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 16:00 WIB
X