• Selasa, 7 Februari 2023

DPR: Kenaikan PPN Bisa Meredam Dampak Terhadap Kebutuhan Pokok

- Rabu, 30 Maret 2022 | 06:25 WIB
Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Anetta Komarudin
Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Anetta Komarudin

Jakarta, HanTer - Pemerintah berencana menaikkan pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 11 persen pada 1 April nanti. Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Anetta Komarudin mengatakan, kenaikan PPN sudah diusulkan sejak 2021 lalu.

"Itu menjadi perdebatan kami, apalagi pemerintah mengusulkan kenaikkan PPN 12 persen," kata Puteri Anneta Komarudin secara daring, Selasa (29/3/2022).

Puteri menilai saat ini masyarakat sangat terdampak oleh pandemi. Oleh karena itu kenaikan PPN sangat berat untuk dilakukan.

Baca Juga: Survei IPS: Prabowo, Ganjar, Anies Tiga Besar, Puan Maharani Bikin Prihatin, Elektabilitas Cuma 0,6 Persen

"Daya beli masyarakat belum pulih, jadi kami bersama pemerintah melakukan penyesuaian kenaikkan PPN sebesar 11 persen pada awal April tahun ini," terangnya.

"Dan 12 persen paling lambat pada 2025 nanti," imbuhnya.

Kenaikan PPN tersebut, menurut dia, dilakukan agar tidak membebani masyarakat sebagai konsumen akhir. Selain itu juga pihaknya melakukan penyesuaian agar tidak terjadi distorsi pada penyesuaian perekonomian saat ini.

KpuBaca Juga: Simulasi Pemungutan Suara, KPU Siap Gelar Pemilu 2024

"Saat ini konsumsi masih jadi motor penggerak perekonomian Indonesia. Jadi penyesuaiannya ini agar tidak menganggu penyesuaian perekonomian kita," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

1 Ramadhan 23 Maret dan Idul Fitri 21 April 2023

Selasa, 7 Februari 2023 | 11:05 WIB

Duet Anies-Khofifah Bisa Menangi Pilpres

Selasa, 7 Februari 2023 | 10:58 WIB

Demokrasi di Indonesia Terancam Masuk Jurang

Senin, 6 Februari 2023 | 12:05 WIB
X