Penyelundupan Sabu-Sabu 1,2 Ton di Pantai Pangandaran, Polisi: 5 Orang Ditetapkan Tersangka

- Kamis, 24 Maret 2022 | 15:53 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bandung, HanTer - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jabar, mengungkap praktik peredaran narkoba jenis sabu-sabu yang dikendalikan jaringan internasional asal Timur Tengah.

Pengungkapan ini pertama kali dibongkar pada 16 Maret lalu, di Pantai Mandasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.

Berdasarkan hasil penghitungan, barang bukti yang diamankan oleh polisi mencapai 1,2 ton (sebelumnya ditulis 1 ton).

Baca Juga: Merakyat dan Visioner, Santri dan Alumni NTT Dukung Ganjar Pranowo Jadi Presiden

Dalam kasus ini, polisi menetapkan lima orang tersangka berinisial SA, MH, HH, AH, dan MH.

Hal itu disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam konfrensi pers pengungkapan peredaran narkotika jenis sabu-sabu 1,196 ton jaringan internasional Timur Tengah - Indonesia, di wilayah hukum Polda Jabar di Pusdik Intel Soreang, Kabupaten Bandung.

"Barang bukti 66 karung yang berisi kotak yang diduga sabu-sabu, dengan perhitungan kasar berat bruto 1,196 ton," ujar Jenderal Listyo, Kamis (24/3/2022).

Baca Juga: Erick Thohir Ajak Warga Hidup Bersih Belajar Dari Kasus MotoGP Mandalika Banjir Sampah

Penyelundupan Sabu-sabu 1 Ton Asal Iran Listyo menerangkan, para pelaku yang diamankan merupakan bagian dari jaringan narkotika internasional.

Selain barang bukti sabu, polisi juga mengamankan perahu nelayan, enam unit ponsel hingga satu pucuk senjata jenis air softgun.

"Satu pucuk air Softgun model Makarov," tambah Listyo.

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penimbun MinyaKita Akan Ditindak Tegas

Kamis, 9 Februari 2023 | 12:09 WIB

Amnesty Internasional Kecam Aksi KKB Papua

Kamis, 9 Februari 2023 | 12:06 WIB
X