• Jumat, 7 Oktober 2022

Baru Cair Usia 56 Tahun, Buruh Mencurigai Dana JHT 'Kosong'

- Senin, 21 Februari 2022 | 10:48 WIB
Kartu BPJS Ketenagakerjaan
Kartu BPJS Ketenagakerjaan

Jakarta, HanTer –Kaum buruh mencurigai dana Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan tidak ada. Sehingga Pemerintah mengeluarkan kebijakan baru yang mengatur pencairan manfaat JHT setelah peserta BPJS Ketenagakerjaan berusia 56 tahun.

“Segala kemungkinan bisa terjadi, termasuk dana JHT BPJS Ketenagakerjaan yang sudah tidak ada alias kosong untuk menjamin hari tua buruh. Sehingga Pemerintah mengeluarkan kebijakan yang menyusahkan kaum buruh dengan mengatur pencairan manfaat JHT setelah peserta BPJS Ketenagakerjaan berusia 56 tahun,” kata Ketua Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) DPC DKI Jakarta, Alson Naibaho kepada Harian Terbit, Minggu (20/2/2022).

Alson mengakui bisa kekhawatirannya berlebihan dengan menduga dana JHT BPJS Kesehatan tidak ada. Tapi bisa juga dana JHT BPJS Kesehatan masih ada. Hanya dikhawatir dana tersebut sudah habis. Karena dana JHT BPJS Kesehatan bisa dicairkan dengan masa atau waktu yang panjang sehingga membuat banyak pihak termasuk buruh menjadi khawatir terkait dana JHT BPJS Kesehatan.

Kosong

Sementara itu, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mencurigai dana JHT BPJS Ketenagakerjaan tidak ada. Sehingga Pemerintah mengeluarkan kebijakan baru yang mengatur pencairan manfaat JHT setelah peserta BPJS Ketenagakerjaan berusia 56 tahun.

"Maka spekulasi timbul di internal, hampir di semua buruh, jangan-jangan uang itu tidak ada, kalau selalu ada kenapa harus ditunda pembayarannya sampai 56 tahun," kata dia dalam konferensi pers, Selasa (14/2/2022).

Ia mengatakan JHT sendiri berasal dari iuran pegawai dan perusahaan terkait. Artinya, tidak ada uang pemerintah di sana. JHT merupakan tabungan sosial dari pekerja sehingga dapat diambil ketika pegawai berhenti bekerja. Termasuk jika mereka pensiun dini.


Surat Utang

Ekonom senior Rizal Ramli mengaku terkejut. Dia tak menyangka dana JHT hasil keringat buruh itu mayoritas ditanam di surat utang negara.

Pernyataan tersebut disampaikan Rizal Ramli melalui akun Twitter pribadinya @ramlirizal. "Walah .. walah, ternyata mayoritas dana pekerja JHT ditanam di Surat Utang Negara.!," ujar Rizal Ramli.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

Kasad Jenguk Korban Peristiwa Kanjuruhan Malang

Kamis, 6 Oktober 2022 | 16:45 WIB
X