• Rabu, 7 Desember 2022

Kunker Komisi VII DPR ke Tambang Antam di Pongkor Bakal Disambut Aksi Demo, Adian Sebut Siapa Dalangnya?

anu
- Kamis, 10 Februari 2022 | 19:03 WIB
Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Adian Napitupulu
Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Adian Napitupulu

Jakarta, HanTer - Komisi VII DPR RI bakal melakukan kunjungan kerja spesifik ke Unit Bisnis Penambangan Emas (UBPE) Pongkor, BUMN PT Aneka Tambang Tbk di Kabupaten Bogor, Jumat (11/2). Kunjungan kerja komisi VII DPR RI ke UPBE Pongkor ini terkait dugaan limbah sianida di sungai Cikaniki yang menyebabkan ribuan ikan mati, pekan lalu.

Namun, beredar kabar kunker yang diketuai Eddy Soeparno itu bakal disambut oleh rencana demosntrasi. Kabar rombongan DPR bakal diadang aksi unjuk rasa diketahui setelah beredar voice note rencana dan ajakan demo di media sosial. 

Dalam voice note tersebut, selain menyebutkan waktu kegiatan yg dimulai dari jam 6 pagi juga berisi ajakan ke sejumlah pihak agar bersiap-siap menyambut kedatangan para anggota dewan tersebut.

Menanggapi hal ini Anggota Komisi VII Fraksi PDI Perjuangan yang berasal dari Dapil Kab. Bogor Adian Napitupulu menjelaskan bahwa kunjungan kerja spesifik ini dimaksudkan untuk memeriksa PT. Antam yg notabene adalah BUMN dalam rangka pengawasan.

"Lho, kita kan (Komisi VII DPR RI) mau kunker spesifik dalam konteks pengawasan Antam UBPE Pongkor, terkait limbah sianida," jelasnya.

Aktivis 98 itu justru heran ketika beredar rencana demonstrasi menyoal agenda pengawasan DPR. Ia mempertanyakan motif dan siapa dalang penggerak aksi demonstrasi tersebut.

"Kalau yang mau kita "periksa" Antam, lalu yang mau demo siapa? Orang orang Antam yang mau Demo? Disuruh siapa, siapa petinggi Antam yang menyuruh? Kalau benar, saya heran kok bisa BUMN kerahkan orang untuk demo DPR RI? Kalau besok benar ada Demo ya lucu saja" tandas Adian.

Sejauh ini redaksi juga mencoba untuk menghubungi Wakil Ketua Komisi VII dari FPAN Eddy Soeparno yang juga menjadi ketua tim, serta Dirut Antam Niko Kanter dan Direktur Operasional PT Antam, namun belum mendapat respons.

Sebelumnya Sungai Cikaniki diduga tercemar usai ikan-ikan di sana ditemukan mati mendadak pada Rabu (2/2). DLH Kabupaten Bogor menduga pencemaran Sungai Cikaniki disebabkan aktivitas tambang emas.

Halaman:

Editor: anu

Tags

Terkini

Bom Polsek Astana Anyar, Satu Polisi Meninggal

Rabu, 7 Desember 2022 | 12:35 WIB

RUU KUHP Telah Disahkan Menjadi Undang-Undang

Selasa, 6 Desember 2022 | 23:05 WIB

Ketua MPR RI Bamsoet Ajak Tingkatkan Pemberdayaan UMKM

Selasa, 6 Desember 2022 | 21:03 WIB

Terus Berlanjut Kasus Net89 Polisi Sita Kantor PT SMI

Selasa, 6 Desember 2022 | 18:43 WIB
X