• Selasa, 6 Desember 2022

KNPI Minta Kejaksaan Usut Tuntas Kasus IUP Batubara di Sarolangun

oni
- Minggu, 6 Februari 2022 | 17:38 WIB

Jakarta, HanTer - Kasus Izin Usaha Pertambangan (IUP) batu bara Sarolangun yang saat ini tengah ditangani oleh Kejaksaan Agung RI, telah menetapkan enam tersangka dari sejumalah pihak swasta.

Dari keenam tersangka tersebut, tak ada satupun tersangka dari Penyelenggara Negara di Pemerintah Kabupaten Sarolangun yang diduga telah mengeluarkan SK Fiktif dan juga TURUT menikmati bagian dari hasil pembelian lahan batubara 400 Hektar oleh PT Indonesia Coal Resources ( Anak Perusahaan PT Antam).

Menanggapi kasus IUP Batubara yang telah disidik sejak 2018, Haris Pertama, Ketua Umum DPP KNPI meminta agar Jaksa Agung jangan tebang pilih, segera mengungkap dan membuka dengan terang benderang keterlibatan Pejabat di pemerintah Kabupaten Sarolangun dalam Kasus hasil pembelian Lahan batubara 400ha oleh  PT. Indonesia Coal Resources (Anak Perusahaan PT. Antam). yang mengakibatkan kerugian keuangan negara senilai Rp. 91.500.000.000,- (sembilan puluh satu milyar lima ratus juta rupiah).

Jangan sampai kasus ini mengendap dan menjadi preseden buruk bagi Kejaksaan Agung RI, apalagi Kasus Korupsi IUP Batubara di Kabupaten Sarolangun terus menjadi pertanyaan di tengah masyarakat Jambi,” tutup haris Pertama.

 

 

Editor: oni

Tags

Terkini

Pemerintah dan DPR Sahkan RUU KUHP jadi Undang-undang

Selasa, 6 Desember 2022 | 13:55 WIB

Penjualan Pulau Perbuatan Nista, Mengancam NKRI

Selasa, 6 Desember 2022 | 13:30 WIB

Relawan Perubahan Sumbar Dukung Anies Sebagai Capres

Senin, 5 Desember 2022 | 23:10 WIB
X