Merek dan Logo Kongres Advokat Indonesia Milik KAI Beralamat di Rasuna Office Park

anu
- Minggu, 30 Januari 2022 | 20:45 WIB
Presiden KAI Siti Jamaliah Lubis
Presiden KAI Siti Jamaliah Lubis

Jakarta, HanTer - Kongres Advokat Indonesia (KAI) merupakan Organisasi Advokat yang sudah didaftarkan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI. 

Kini Merek dan Logo Kongres Advokat Indonesia telah mendapat legitimasi Hukum dari Kemenkumham yang ditandatangani oleh Dirjen Kekayaan Intelektual (KI) Dr Freddy Harris SH LLM ACCS melalui Surat Keputusan Nomor HKI.KI.06.01-15 tanggal 29 Agustus 2019. Logo Kongres Advokat Indonesia dilambangkan dua bilah pedang berwarna merah dan timbangan keadilan berwarna merah dalam satu kesatuan.

Pada point 4 Surat Keputusan tersebut menyatakan, “Pendaftaran Permohonan Merek Kongres Advokat Indonesia hanya dapat dilakukan atas persetujuan Kongres Advokat Indonesia yang sah sesuai peraturan yang berlaku dengan alamat DPP Kongres Advokat Indonesia Rasuna Office Park Lt 1 Ruang MO-01, Jl HR. Rasuna Said, Kuningan Jakarta Selatan” .

Kemudian pada point 5 Surat Keputusan tersebut menyatakan, “Ditjen Kekayaan Intelektual akan menolak segala persetujuan permohonan Merek Logo Kongres Advokat Indonesia yang diajukan oleh Kongres Advokat Indonesia yang mana permohonan dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan dalam organisasi Kongres Advokat Indonesia”.

“Oleh karenanya, kami perlu tegaskan dan peringatkan kepada siapapun atau pihak manapun yang menggunakan Merek dan Logo Kongres Advokat Indonesia tanpa seijin dari Kami agar segera tidak menggunakannya lagi,” kata Presiden KAI Siti Jamaliah Lubis, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (28/1/2022)

Secara mutatis mutandis, lanjutnya, Surat Keputusan dari Dirjen KI tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan telah keluarnya 9 (Sembilan) Sertifikat Merek sebagai Hak eksklusif yang diberikan oleh Negara sebagai Merek terdaftar pada Kemenkumham, dan tercatat pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, sebagaimana diatur pada Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geografis.

Adapun klasifikasi perlindungan sebagai berikut : “IDM000922575 dan IDM000922624 Kelas 41 untuk perlindungan organisasi Kongres Advokat Indonesia pada bidang Pendidikan Hukum. Materi pendidikan di bidang hukum dan turunannya. IDM000922666 dan IDM000922485 kelas 45 untuk perlindungan pada bidang jasa-jasa Advokat, bantuan Hukum, pemberian nasehat hukum dan turunanya. IDM000922661 Kelas 26 untuk perlindungan jenis-jenis atribut Kongres advokat Indonesia beserta turunannya. IDM000922631 Kelas 35 untuk perlindungan berbagai macam jasa penjualan original merchandise dan turunannya.

Kemudian IDM000922551 Kelas 18 Untuk perlindungan original barang jenis macam-macam tas dan macam turunannya. IDM000922508 Kelas 25 untuk perlindungan produk originilitas pada jenis pakaian dan turunanya. IDM000922648 Kelas 14 untuk Lencana, pin, bros dan turunannya.

“Kongres Advokat Indonesia dibentuk berdasarkan amanat Undang-Undang Advokat Pasal 28 Ayat 2 melalui Kongres pada tanggal 30-31 Mei 2008 di Balai Sudirman Jakarta. Kongres tersebut dihadiri oleh kurang lebih 6000 Advokat,” jelas Kak Mia, demikian Siti Jamaliah Lubis akrab disapa.

Selain menetapkan Indra Sahnun Lubis SH secara aklamasi sebagai Presiden waktu itu, Organisasi Advokat yang kini dipimpin Presiden Siti Jamaliah Lubis dan Sekjen Apolos Djara Bonga itu memiliki kurang lebih 30.000 Advokat di seluruh Indonesia  dan memiliki Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di setiap Propinsi, serta Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di hampir seluruh Kabupaten/Kota.

KAI juga telah membentuk Lembaga Bantuan Hukum Advokasi Peduli Bangsa (LBH APB KAI), dan sudah memiliki 57 LBH di Kabupaten/Kota untuk membantu masyarakat pencari keadilan yang tidak mampu.

Editor: anu

Tags

Terkini

Penimbun MinyaKita Akan Ditindak Tegas

Kamis, 9 Februari 2023 | 12:09 WIB

Amnesty Internasional Kecam Aksi KKB Papua

Kamis, 9 Februari 2023 | 12:06 WIB
X