• Jumat, 19 Agustus 2022

Pakar Hukum Tegaskan Sebaiknya Oknum Paspampres Minta Maaf

anu
- Senin, 6 Desember 2021 | 22:15 WIB
Mediasi antara wartawan dengan seorang personel Paspampres difasilitasi oleh Kapendam IX Udayana bertempat di Media Center Pendam IX/Udayana, Minggu 5 Desember 2021. /Dok Kapendam IX Udayana
Mediasi antara wartawan dengan seorang personel Paspampres difasilitasi oleh Kapendam IX Udayana bertempat di Media Center Pendam IX/Udayana, Minggu 5 Desember 2021. /Dok Kapendam IX Udayana

Jakarta, HanTer - Pakar Hukum Pidana Suparji Ahmad mengatakan, pimpinan dari oknum Paspampres yang meledek wartawan yang tengah meliput Rapimnas Kadin di BNDCC Nusa Dua, Badung, Bali harus menegur anak buahnya dan meminta anak buahnya tersebut meminta maaf lantaran ucapannya yang kasar dan menyinggung.

"Perlu diambil tindakan, supaya tidak terulang lagi, (permintaan) maaf diperlukan, supaya terbangun sikap saling pengertian," ujar Suparji kepada wartawan di Jakarta, Senin (6/12/2021).

Terkait upaya hukum karena perbuatan tidak menyenangkan, penghinaan yang telah dilakukan, Suparji menerangkan bahwa tidaklah mudah.

"Tidak mudah untuk diproses, karena tidak menemukan peristiwa pidananya," tutur pakar dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI).

Suparji menambahkan pentingnya para aparat yang digaji dari uang hasil pungutan pajak itu, menghargai para pekerja swasta.

"Saling menghormati dan menghargai, tidak melihat hal-hal yang bersifat materiil," tegasnya.

Sebelumnya terjadi insiden pelecehan terhadap sejumlah wartawan dilontarkan salah seorang oknum Paspamres Staf Pengamanan Wakil Presiden Ma'aruf Amin, usai Wakil Presiden menutup acara Rapimnas KADIN Indonesia 2021 dan hendak melakukan jumpa pers dengan sejumlah wartawan yang meliput dalam Rapimnas Kadin di BNDCC Nusa Dua, Badung, Bali, Sabtu (4/12/2021) sore. 

Awalnya, oknum Paspampres Staf Pengamanan Wapres sesuai ID cardnya bernama Kapten CPM Masrian itu, awalnya menegur sejumlah wartawan yang hendak bersiap meliput jumpa pers Wapres di depan Nusa Dua Hall.

"Ini dari mana kok wartawan hanya modal HP," semburnya sangar, dengan nada serius dan muka seolah tak suka kepada sejumlah wartawan yang setia menunggu pernyataan Wapres Ma'aruf Amin. 

Halaman:

Editor: anu

Tags

Terkini

Polisi Tangkap Enam Pelaku Begal Sadis

Jumat, 19 Agustus 2022 | 11:23 WIB

Pengamat: Rakyat Hormati Pemimpin Jujur

Jumat, 19 Agustus 2022 | 11:21 WIB

Polisi Ungkap Kasus Penipuan via Aplikasi MT4 UGAM

Kamis, 18 Agustus 2022 | 20:52 WIB

Bharada E Minta Keluarganya Juga Dilindungi

Kamis, 18 Agustus 2022 | 16:15 WIB

LPSK: Rutan Bareskrim Tidak Ideal Buat Bharada E

Kamis, 18 Agustus 2022 | 16:03 WIB
X