• Kamis, 18 Agustus 2022

KPK Periksa 3 Orang Terkait Dugaan Korupsi Cukai Minuman Keras

- Kamis, 18 November 2021 | 12:46 WIB

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua bos perusahaan swasta serta satu orang lainnya terkait kasus dugaan korupsi  pengaturan barang kena cukai dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Bintan tahun 2016-2018.

Mereka hari ini, Kamis (18/11/2021), akan dimintai keterangan dalam proses penyidikan untuk tersangka Apri Sujadi (AS) 

Dua bos itu adalah Lekhraj Daulatram Vaswani, Direktur PT Pantja Artha Niaga Bintan, dan Semi Djaya Effendi, Direktur sekaligus Pemilik PT Danisa Texindo. Sedang dari pihak swasta adalah Ribin. 

"Keduanya dipanggil sebagai saksi untuk penyidikan tersangka AS," kata Juru Bicara KPK, Ipi Maryati Kuding, Kamis (18/11/2021).

Belum diketahui apa yang bakal didalami penyidik terhadap ketiga saksi tersebut. Namun demikian, belakangan KPK sedang menelisik perusahaan-perusahaan yang diuntungkan oleh Badan Pengusahaan (BP) Bintan terkait penerbitan izin kuota rokok dan minuman keras yang diduga mengakibatkan kerugian negara. 

KPK telah menetapkan status tersangka pada Bupati non-aktif Bintan, Apri Sujadi atas dugaan korupsi terkait pengaturan barang kena cukai dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Bintan tahun 2016 - 2018. 

Dalam kasus sama, KPK juga menetapkan status tersangka pada Plt Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Bintan, Mohd Saleh Umar. (*/yp)

Editor: yuli

Tags

Terkini

KLHK Dorong Produsen Perbesar Kemasan Plastik

Rabu, 17 Agustus 2022 | 16:06 WIB

Profil Farel Prayoga Penyanyi Jalanan Goyang Istana

Rabu, 17 Agustus 2022 | 15:09 WIB

Anggota MPR: Sidang Tahunan Kali Ini Terasa Spesial

Selasa, 16 Agustus 2022 | 19:35 WIB
X