• Senin, 5 Desember 2022

Ujang Komarudin Dianggap Kompeten jadi Jubir Presiden Gantikan Fadjroel

- Kamis, 28 Oktober 2021 | 16:38 WIB
Ujang Komarudin
Ujang Komarudin

Jakarta, HanTer - Sebagai penyambung lidah Presiden kepada rakyat, posisi juru bicara (Jubir) disarankan tidak diisi oleh orang dengan kapasitas yang ecek-ecek, karena jubir merupakan kepanjangan tangan presiden yang harus sejalan dengan apa yang diinginkan oleh kepala negara.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Pusat Riset Politik Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, Kamis (28/10/2021).
"Jubir harus mampu mewakili kerja dan keinginan presiden untuk disampaikan kepada publik. Jangan sampai jubir melebih-lebihkan atau bahkan mengurangi capaian yang sudah dilakukan oleh presiden," ucapnya.

Lebih lanjut, Saiful Anam menyebut saat Fadjroel Rachman menjadi Jubir Presiden, belum dapat menyampaikan secara baik apa yang menjadi capaian presiden melalui kinerjanya. Atas dasar itu, Saiful merasa ambigu apakah kepindahannya menjadi duta besar bisa disebut naik kelas atau sebatas “dibuang” karena presiden tidak puas.

Ia pun berharap jubir pengganti Fadjroel Rachman merupakan sosok yang tidak hanya cerdas, tapi juga pintar dalam menyampaikan capaian dan juga keinginan-keinginan presiden.

Secara konkret, Saiful Anam menyebut tiga nama yang cocok. Mereka adalah pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, pengamat politik dari UIN Jakarta Adi Prayitno, dan pakar hukum tata negara Refly Harun.

"Ketiganya saya kira sangat mumpuni dalam mengemban amanah sebagai pengganti Fadjroel yang kini dipercaya sebagai Dubes," pungkasnya.

Editor: Hermansyah

Tags

Terkini

Resmi, Tanggap Darurat Erupsi Semeru Selama 14 Hari

Minggu, 4 Desember 2022 | 21:35 WIB

Din Syamsuddin di UAD: Wasatiyat Islam adalah Solusi

Minggu, 4 Desember 2022 | 14:19 WIB

Gempa Susulan Guncang Garut Berkekuatan Magnitudo 3,3

Sabtu, 3 Desember 2022 | 22:30 WIB

Wakil Ketua MPR: Tantangan TNI Semakin Besar ke Depan

Jumat, 2 Desember 2022 | 21:03 WIB
X