• Senin, 5 Desember 2022

Fadli Zon Tuding Ada yang Main Proyek di Balik Wacana Presiden 3 Periode

anu
- Rabu, 23 Juni 2021 | 20:55 WIB
Politikus Gerindra Fadli Zon
Politikus Gerindra Fadli Zon

Jakarta, HanTer - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon memberikan respons terkait wacana jabatan Presiden 3 periode. Agenda politik itu diduga dimainkan oleh pihak-pihak yang mencari proyek di balik wacana memperpanjang masa jabatan maksimal presiden dari dua menjadi tiga periode.

Fadli mengatakan, pembatasan masa jabatan presiden maksimal dua periode merupakan aturan yang tepat.

"Sudah benar pembatasan masa jabatan presiden maksimal dua kali sesuai semangat perubahan dan demokrasi. Di luar itu, mungkin ada yang cari kesempatan dan cari proyek," kata Fadli lewa akun Twitter miliknya, @fadlizon, Senin (21/6).

Jika dalam masa jabatan dua periode seorang presiden menunjukkan kinerja yang baik, dia menyatakan, maka bisa dilanjutkan oleh presiden selanjutnya. Namun jika selama dua periode tersebut presiden hanya menimbulkan kekacauan, lanjut Fadli, maka proses perbaikan menjadi tugas bagi presiden baru.

"Kalau hasil 2 periode baik, tinggal dilanjutkan penggantinya. Kalau 2 periode kacau dan berantakan, diperbaiki presiden baru," tuturnya.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP) Achmad Baidowi meminta tidak ada pihak yang menjerumuskan Jokowi. Menurutnya, Jokowi sudah menyatakan menolak untuk menjabat sebagai Presiden RI selama tiga periode.

"Sebaiknya tidak menjerumuskan Pak Jokowi dengan isu-isu yang spekulatif begitu, biarkan Pak Jokowi fokus pada kerja, apalagi beliau sudah menolak untuk tiga periode," tuturnya.

Ia menyatakan PPP masih menghormati konstitusi bahwa masa jabatan presiden hanya dua periode saja. Awiek mengakui bahwa mengubah masa jabatan presiden menjadi tiga periode memang ada di parlemen. Dia menegaskan, PPP enggan mencederai demokrasi.

"Tapi sejauh ini PPP masih menghormati konstitusi yang ada. Termasuk juga PPP tidak ingin mencederai demokrasi kita sebagai satu kelompok reformasi tentu PPP menjunjung nilai-nilai tinggi demokrasi hasil amandemen UUD 45 yang membatasi masa jabatan presiden," tuturnya.

Halaman:

Editor: anu

Tags

Terkini

Resmi, Tanggap Darurat Erupsi Semeru Selama 14 Hari

Minggu, 4 Desember 2022 | 21:35 WIB

Din Syamsuddin di UAD: Wasatiyat Islam adalah Solusi

Minggu, 4 Desember 2022 | 14:19 WIB

Gempa Susulan Guncang Garut Berkekuatan Magnitudo 3,3

Sabtu, 3 Desember 2022 | 22:30 WIB

Wakil Ketua MPR: Tantangan TNI Semakin Besar ke Depan

Jumat, 2 Desember 2022 | 21:03 WIB
X