Awal Jadi Menkes, Hal Ini Membuat Budi Gunawan Terkaget-kaget

- Rabu, 16 Juni 2021 | 07:22 WIB
Menkes Budi G Sadikin saat mengunjungi rumah sakit. (instagram budigsadikin)
Menkes Budi G Sadikin saat mengunjungi rumah sakit. (instagram budigsadikin)

JAKARTA - Awal menjabat sebagai Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengaku terkaget-kaget melihat belanja industri kesehatan  mencapai Rp 490 triliun per tahun. 

"Ternyata spending di industri kesehatan setahunnya itu Rp490 triliun," katanya dalam keterangan pers yang digelar virtual, Selasa (15/6/2021).

Ternyata angka yang membuatnya kaget itu berasal dari sektor swasta dan pemerintah. 

Rincian angka Rp490 triliun itu bersasal dari sumbangan BPJS Kesehatan, pemerintah daerah, rumah tangga, kementerian serta lembaga. Anggaran Kementerian Kesehatan sendiri hanya Rp85 triliun.

Mengenai asal angka dari pihak swasta, ia menyebut  dari rumah tangga. "Karena masih banyak orang-orang kita yang membeli obatnya tidak melalui mekanisme asuransi nasional, tapi langsung ke toko-toko obat atau alat-alat obat lainnya," katanya. 

Hal yang membuatnya kaget adalah impor alat kesehatan dan obat. Sebanyak 97 persen obat-obatan berasal dari impor. Sementara untuk alat kesehatan, jika mengacu pada e-katalog pengadaan, hanya 12 persen alat kesehatan dari dalam negeri yang diproduksi. Artinya, sisa belanja berasal dari alat kesehatan impor.

"Kalau Indonesia bisa memproduksi obat-obatan sendiri atau penyediaan alat kesehatan secara mandiri dengan memproduksi semuanya dalam negeri, ketika ada masalah, kita aman," ujarnya. 

Maka ia menyebut di mada depan perlu dipikirkan agar impor dikurangi sehingga tidak lagi belanja bergantung pada ketersediaan luar negeri. Situasinya menjadi kian terasa pada masa Pandemi Covid-19. 

Menurutnya, saat pandemi, sangat dibutuhkan obat-obatan. 

"Kalau bahan bakunya tidak ada, ya, terpaksa impor. Begitu juga dengan vaksin. Bahkan, meski sudah taken kerja sama, itu belum tentu dapat, ada saja kondisi yang bisa geser tanggal kirimnya karena beberapa alasan," katanya. (*/yp)

Editor: yuli

Tags

Terkini

Penimbun MinyaKita Akan Ditindak Tegas

Kamis, 9 Februari 2023 | 12:09 WIB

Amnesty Internasional Kecam Aksi KKB Papua

Kamis, 9 Februari 2023 | 12:06 WIB

Kotak Suara Bahan Kardus Menghina Demokrasi

Rabu, 8 Februari 2023 | 13:00 WIB
X