770 Rumah Rusak Disapu Puting Beliung di Bogor, Seorang Tewas di Dalam Mobil Akibat Tertimpa Pohon

Harian Terbit/Antara
770 Rumah Rusak Disapu Puting Beliung di Bogor, Seorang Tewas di Dalam Mobil Akibat Tertimpa Pohon
Suasana rumah rusak akibat terjangan angin puting beliung (ist)

Kondisi cuaca yang ekstrem, seperti hujan deras disertai angin kencang kerap menimbulkan terjadinya kecelakaan yang dapat merenggut nyawa seseorang. Sebagaimana yang dialami oleh seorang pengendara mobil Toyota Avanza, Enny Reno (45) yang tewas lantaran tertimpa pohon tumbang saat hujan deras disertai angin puting beliung di kawasan Batu Tulis, Kota Bogor, Kamis (6/12/2018) sore.

Terkait musibah ini, Kapolsek Bogor Selatan Kompol Riyanto mengatakan, petugas BPBD, kepolisian, dan Polmas Bogor Raya telah berhasil mengevakuasi korban Eni, dari dalam mobilnya yang tertimpa pohon.

"Iya, saat dievakuasi sudah meninggal," ujar Riyanto kepada wartawan di Bogor, Kamis (6/12/2018).

Riyanto menjelaskan, mobil berwarna silver yang dikemudikan warga Bogor Nirwana Residence, Bogor Selatan, Kota Bogor tersebut tertimpa pohon kenari saat hujan deras dan angin puting beliung."Pohon itu tepat menimpa kaca depan mobil dan langsung mengenai korban," beber Riyanto.

Jenazah ibu rumah tangga itu sudah dibawa ke Rumah Sakit PMI Bogor.

Sementara itu, pohon tumbang juga terjadi tak jauh dari lokasi itu.Pohon tumbang menimpa dua angkot dan dua sepeda motor.Namun di lokasi ini tidak ada korban jiwa.

770 Rumah Rusak

Akibat puting beliung, ratusan rumah warga di empat kelurahan di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, mengalami kerusakan.Camat Bogor Selamatan, Sujadmiko menyebutkan ada sekitar 770 rumah rusak di wilayah Bogor Selatan, terbanyak di Kelurahan Cipaku, Pamoyanan, Batu Tulis dan Lawang Gintung.

"Total ada sekitar enam kelurahan yang terdampak, data sementara ada 770 rumah yang rusak, baik berat maupun ringan," kata Sujadmiko saat ditemui di Cipaku, Kamis malam dilansir Antara.

Ia mengatakan, kerusakan rumah warga didominasi pada bagian atap yang diterbangkan puting beliung.

Puting beliung melanda wilayah Bogor Selatan Kota Bogor sekitar pukul 15.30 WIB atau setelah waktu Ashar.BMKG Stasiun Klimatologi mencatat kecepatan angin mencapai 30 knot (50 kilometer per jam). 

Angin menyapu pemukiman warga selama  beberapa menit, mengangkat atap rumah dan menerbangkan benda-benda yang ada di sekitarnya. Hujan yang disertai petir tersebut membuat warga panik, ketakutan dan mengira akan terjadi kiamat. 

"Saya sedang ada di lantai atas rumah, tiba-tiba bunyi `gluduk`, atap rumah langsung beterbangan, saya lari ke luar rumah dengan anak-anak," kata Ika Solihat (31) warga Jl Saleh Danasasmita Cipaku.