Sudah Tiga Orang Tersangka Pembunuh Dufi Dicokok, Satu Masih Diburu

Danial
Sudah Tiga Orang Tersangka Pembunuh Dufi Dicokok, Satu Masih Diburu
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo

Jakarta, HanTer - Fakta-fakta baru kasus pembunuhan Abdullah Fithri Setiawan (Dufi) diungkapkan penyidik, dimana mobil Innova putih milik Dufi berhasil ditemukan oleh pihak Kepolisian di gudang milik seorang warga di Desa Candi Mas, Kecamatan Abung Selatan, Lampung Utara pada Jum'at (23/11/2018).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, mobil Innova milik Dufi digunakan pelaku untuk membuang untuk mayat korban.

"Roda empat jenis Innova warna putih tersebut adalah kendaraan milik korban yang digunakan oleh para pelaku untuk mengangkut dan membuang mayat korbannya dengan posisi mayat korban berada di dalam drum plastik warna biru," ungkap Dedi kepada wartawan di Jakarta, Senin (26/11/2018).

Saat polisi menerima laporan dari warga pemilik gudang, adanya mobil Innova putih mencurigakan yang menghalangi akses masuk ke dalam gudang warga tersebut, polisi langsung melakukan pemeriksaan.

Didapati mobil ternyata sudah tidak memiliki plat nomor baik di depan maupun di belakang mobil dan dicek ke dalam mobil, polisi menemukan bercak darah pada bagasi mobil.

Dijelaskan Dedi, berdasarkan nomor mesin dan nomor rangka mobil, akhirnya ditemukan bukti bahwa mobil tersebut adalah milik korban.

Namun untuk memastikan darah siapa yang membekas di mobil, pihak kepolisian masih perlu menunggu hasil uji laboratorium.

Hasil pemeriksaan pengakuan tersangka yang sudah diamankan polisi, muncullah sebuah nama tersangka lain yaitu Zaenal.

Zaenal diduga menjadi pelaku yang membeli mobil milik korban melalui tersangka ketiga, yang bernama Yudi atau Dasep.

“Tim sedang melakukan pengejaran terhadap saudara Z, artinya dari kasus pembunuhan tersebut sudah ada 3 tersangka yang diamankan,” ujar Dedi.

Diterangkannya para pelaku memasukkan jasad korban ke dalam drum plastik berwarna biru dan ditemukan oleh seorang pemulung di Kawasan Industri Kembang Kuning, Klapanunggal, Bogor pada Minggu (18/11/2018) sekitar pukul 06.30 WIB.

Saat polisi menangkap tersangka M. Nurhadi, Selasa (20/11/2018) ditemukan antara lain, golok, laptop, tas kamera, STNK mobil, SIM korban dan beberapa barang lain dan pelaku digiring dari sebuah tempat cuci motor di kawasan Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat ke dalam tahanan polisi untuk pemeriksaan lanjutan.

Dari pemeriksaan tersangka Nurhadi, pada hari Kamis (22/11/2018) polisi mencokok Sari, yang tak lain merupakan isteri dari Nurhadi dan dikembangkan ternyata ada empat tersangka yang terlibat dalam pembunuhan Dufi.

Akhirnya, pada Jumat (23/11/2018) pada pukul 12.15 WIB polisi berhasil meringkus tersangka ketiga, Yudi alias Dasep di daerah Kampung Cilalay Bodas, Sukabumi Jawa Barat dan salah satu tersangka lain, yaitu Zaenal selaku penadah mobil almarhum Dufi masih terus diburu.