Todong Warga dengan Gunting, Pelaku Curanmor Dicokok Polisi

Danial
Todong Warga dengan Gunting, Pelaku Curanmor Dicokok Polisi
Kapolsek Metro Kalideres Kompol Pius Pinggang (tengah)

Jakarta, HanTer - Komplotan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) yang biasa beraksi di wilayah Kalideres menggunakan senjata api (senpi), berhasil dilumpuhkan oleh Polsektro Kalideres.

“Saat ini para pelaku masih dilakukan pemeriksaan intensif di Mapolsektro Kalideres,” Kapolsek Metro Kalideres Kompol Pius Pinggang kepada wartawan, Sabtu (24/11/2018).

Dijelaskannya kasus curanmor yang dilakukan oleh kawanan curanmor tersebut, berawal pada hari Selasa kemarin, sekitar pukul 23.00 WIB, pelaku berinisial MS dan pelaku AL sedang mencongkel rumah korban
korban JH, di Jl.Satu Maret RT 05 RW 02 No 9 Kelurahan Pegadungan Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.

“Pemilik rumah kaget, rumahnya sedang di satroni Curanmor. Salah satu pelaku yang berinisial MS sempat menodongkan gunting, tapi korban malahan berteriak-teriak meminta tolong kepada warga lain. Paraa pelaku melarikan diri kearah yang berbeda, pelaku MS belari keujung jalan dan AL berlari keujung jalan dan mengarah ke kanan jalan raya,” paparnya.

Saat melarikan diri, kata Pius, MS sempat mengeluarkan senjata api rakitan dari dalam bajunya, dan menodongkan senjata api rakitan ke arah warga setempat.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsektro Kalideres, AKP Syafri Wasdar, menjelaskan, saat dirinya sedang melakukan patroli wilayah memergoki MS sedang menodongkan senjata api rakitan kearah warga. ”Kami langsung menangkapnya dan membawa ke Polsek Kalideres,” ujarnya.

Di hadapan petugas, kata dia, pelaku MS dan AL mengakui semua perbuatannya. Pelaku juga pernah mengambil 1 unit sepeda motor Yamaha X RIDE, tahun 2017, warna merah, Nopol B 4454 BPH.

Tidak puas hasil penangkapannya, Unit Reskrim Polsek Kalideres melakukan penangkapan terhadap (IN ) di Jl.Seroja II RW 02 Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat.

Lebih lanjut ia menambahkan, setelah beberapa tersangka berhasil ditangkap, pihaknya bersama anggota melakukan pengembangan mendatangi H, ternyata H tidak ada di rumahnya, diperoleh keterangan anak buahnya bahwa sepeda motor tersebut berada di rumah tetangganya bernama SM.

“Setelah kita kembangkan, akhinya pelaku SM berhasil ditangkap berikut sepeda motor milik korban dapat damankan,” ujar Syafri.

Akibat perbuatannya tersebut, tersangka MS dan AL dijerat Pasal 53 Yo 363 KUHP dan Pasal 1 ayat 1 UU Darurat Jo 12 tahun 1951 dan Pasal 363 KUHP sementara tersangka IN dan SM dijerat Pasal 480 KUHP.