Terancam Hukuman Mati

Sering Dihina jadi Motif HS Bunuh Satu Keluarga di Bekasi

Danial
Sering Dihina jadi Motif HS Bunuh Satu Keluarga di Bekasi
Pelaku pembunuhan satu keluarga di Bekasi terancam hukuman mati

Jakarta, HanTer - Haris Simamora (HS), pelaku pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Jawa Barat akhirnya mengaku jika dirinya nekad melakukan aksi pembunuhan lantaran dendam akibat selalu dihina.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, saat HS bertemu korban (Diperum Nainggolan) keduanya terlibat adu mulut cekcok pada malam sebelum HS melakukan pembunuhan.

"Iya, ada cekcok, kakaknya (Maya Ambarita) sudah tidur. HS ke tempat perkakas, dia lihat linggis, saat semua tertidur linggis dipakai untuk membunuh (keduanya)," ujar Argo saat dihubungi, Sabtu (17/11/2018).

Kemudian kedua anak korban sempat terbangun, namun ditenangkan oleh HS dan akhirnya dicekik hingga kedua anak yaitu Arya Nainggolan yang masih berusia 7 tahun dan kakaknya Sarah Nainggolan yang berusia 9 tahun itu tewas usai kedua orang tuanya dilinggis.

"HS ini hobi naik gunung, dini hari (usai kejadian) ia kabur membawa mobil korban dan uang Rp2 juta. Linggis dibuang di Kalimalang," pungkasnya.

Sebelumnya HS berhasil ditangkap tim gabungan Polres Bekasi Kota dan Polda Metro Jaya di kaki gunung Guntur, Rabu (14/11/2018).

Kini HS ditahan di penjara Polda Metro Jaya, dari keterangan penyidik, HS terancam hukuman maksimal, mati dengan cara ditembak oleh regu tembak Brimob.